SuaraKaltim.id - Viral, unggahan instagram @SamarindaEtam memperlihatkan spanduk protes tentang Pilkada di tengah Pandemi Covid-19.
Unggahan itu memperlihatkan sebuah spanduk yang tergantung di jembatan penyeberangan di simpang empat Mall Lembuswana Samarinda.
Spanduk berisi tulisan “Corona bisa menunda semua, kecuali Pilkada.”
Unggahan itu kemudian dikomentari ratusan warganet Samarinda.
“Kalimat di spanduk saya setuju, Corona bisa membatasi tata cara beribadah, menghentikan sekolah, reuni, kawinan, ketemuan janjian makan sama si itu, tapi Corona tidak bisa menghentikan Pilkada. Lalu siapa Corona it,” tulis akun @hardian86didin.
“Biar pejabat yang melihat dengan mata kaki min,” tulis @asandyhp.
Tidak hanya itu, ada pula warganet yang mengusulkan Pilkada secara online.
“Pilkadanya online saja,” tulis @shintjo_nuamoorea.
Hingga kini, belum diketahui siapa yang memasang spanduk tersebut.
Baca Juga: Maju Pilkada Samarinda, Andi Harun Mundur dari Kursi Wakil DPRD Kaltim
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan