“Tumpar Meri memang lebih terkenal produk tas berbahan doyo. Manik-maniknya saya ambil dari pengrajin manik asli Dayak. Jadi satu tas ini ada tiga kerajinan. Doyo, manik dan sulam tumparnya sendiri,” sebutnya.
Tiga bahan itu semua dirangkai menggunakan tangan, tidak ada yang menggunakan mesin keculi untuk menjahit tasnya.
“Tasnya saya buat sendiri, suami saya kadang membantu jahit bagian bawah. Mesin yang kami gunakan juga bagus, hasil jahitannya kuat dan sudah sering kami uji coba,” katanya.
Saban bulan, Meri mendapat keuntungan belasan juta dari hasil kerajinan tangannya. Dia tidak pernah mengeluh walau Pandemi covid-19 pernah menghentikan langkahnya.
Baca Juga: Jokowi: Produk Kerajinan Tangan Jadi Kekuatan Indonesia Tembus Pasar LN
“Di awal mula Covid-19 sempat tidak ada pesanan masuk. Tapi tiba-tiba saya punya ide membuat masker tumpar. Nah masker ini yang kemudian laku keras. Bahkan ibu-ibu yang belanja tidak tahan hanya beli masker tanpa membeli tas tumpar meri,” ungkapnya.
Sejak saat itu, Meri kembali kebanjiran pesanan. Dia memasarkan semua produk turunan tumpar melalui online.
“Semua saya pasarkan secara online. Kalau ada kesempatan ikut pameran, saya akan lngsung tancap gas. Saya bahkan sudah siap-siap ikut pameran di luar negeri bersama Pemerintah provinsi kaltim,” sebutnya.
Kini, Meri bahkan siap menghadapi ancaman resesi yang sudah digaungkan Menteri Keuangan. Menurutnya, usaha kerajinan tangan turunan tumpar tidak akan lekang, hanya karena ancaman resesi. Sebab, sulam tumpar khas Dayak Benuaq bisa dijadikan beragam produk yang menawan.
“Saya sudah buktikan, masa-masa sulit ini bisa dilewati dengan baik. Walau ancaman resesi kembali ada, saya sudah siap dengan segala kemungkinan,” pungkasnya.
Baca Juga: Yuk, Intip Kerajinan Tangan di Inacraft 2019
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Wow! Stadion Segiri Berubah Total Usai Direnovasi 81 Miliar, Intip Perubahannya
-
Hutan Mangrove Lestari, Ekonomi Masyarakat Adat Kaltim Kuat Berkat Beasiswa Kemitraan Baznas
-
Rocky Gerung Naik Mobil Pick Up Demi Bakar Semangat Mahasiswa untuk Aksi Indonesia Gelap
-
Berburu Beragam Produk Kerajinan Tangan di Inacraft 2025
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN