SuaraKaltim.id - Aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja, tengah terjadi di berbagai daerah
Mereka menuntut pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja.
Pasalnya, UU Cipta Kerja dinilai justru malah membebani rakyat Indonesia.
Tergabung dari berbagai kalangan, unjuk rasa tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tapi juga datang dari aktivis dan anak seklah.
Pada aksi yang tengah marak terjadi ini, beredar foto yang menangkap momen saat mahasiswa sedang mengerjakan tugas kuliahnya di tengah aksi demonstrasi massa.
Akun Twitter @collegemenfess membagikan foto mahasiswa yang tampak mengerjakan tugasnya di tengah unjuk rasa.
Foto pertama diunggahnya pada Rabu (7/10/2020). Dalam foto itu, terlihat seorang mahasiswa beralmamater tengah jongkok di pembatas jalan. Ia membawa beberapa lembar kertas dan pena.
Menurut keterangan fotonya, mahasiswa tersebut tengah mengerjakan tugas dari dosennya. Padahal, ia tengah mengikuti demonstrasi.
"Tolong dong dosen arsi kalau ngasih tugas nanti, ini kawan gue gambar di tengah demo," tulis narasi pada foto tersebut.
Baca Juga: Demo BEM Serentak, Mahasiswa Bontang Geruduk Kantor DPRD
Sementara pada foto kedua terlihat seorang mahasiswa yang duduk di jalanan. Di sekelilingnya berdiri banyak orang yang diduga adalah massa unjuk rasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan