SuaraKaltim.id - Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kaltim melakukan evaluasi atas kegiatan pendampingan masyarakat desa pada Provinsi Kaltim, pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim.
Hak itu disebutkan Plh Kepala DPMPD Kaltim, Surono saat rapat bersama BPKP Perwakilan Kaltim, di Ruang Rapat Kantor DPMPD Kaltim, Selasa (14/10).
“Kebetulan mereka mendapat tugas dari kepala kantor untuk melakukan evaluasi atas kegiatan pendampingan masyarakat desa yang dlakukan DPMPD sebagai Satker Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD),” katanya.
Dijelaskan dia, sesuai paparan perwakilan Tim BPKP Kaltim, evaluasi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern pemerintah, Perpres 192 tahun 2014 tentang badan pengawas keuangan dan pembangunan.
selain itu, Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2014 tentang peningkatan kualitas sistem pengendalian intern dan keandalan penyelenggaraan fungsi pengawasan intern dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat.
BPKP melakukan evaluasi atas kegiatan pendampingan masyarakat desa pada Provinsi Kaltim dengan susunan tim sebagaimana dimaksud penugasan dilaksanakan selama 10 hari kerja mulai 5 Oktober sampai 16 Oktober 2020.
Hadir saat itu Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Riani Tisnadewi, Kasi Pembangunan Desa Isnawati, beserta jajaran Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 Mobil Keluarga Bekas di Bawah 100 Juta: Interior Luas, Praktis dan Ekonomis
-
Sebanyak 63 Ribu Paket Seragam Sekolah Gratis Dibagikan di Kaltim
-
3 Mobil Bekas Wuling Konfigurasi Captain Seat: Harga Murah, Fitur Mewah
-
4 Mobil Pintu Geser Bekas di Bawah 100 Juta, Fitur Captain Seat dan Sunroof
-
3 Mobil Bekas Hyundai, SUV Premium untuk Keluarga dengan Teknologi Lengkap