SuaraKaltim.id - Provinsi Kalimantan Timur kembali terjadi ledakan kasus dengan adanya penambahan 259 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (22/10/2020).
Juru bicara satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyampaikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kaltim sudah menembus angka 12.480 kasus.
"Tambahan kasus tertinggi terjadi di wilayah Kutai Kartanegara dengan jumlah 119 kasus, disusul Kutai Timur dengan 50 kauss dan Samarinda dengan 49 kasus," kata Andi Muhammad Ishak dalam keterangan pers secara virtual di Samarinda.
Andi menyebutkan tambahan kasus lainnya terjadi di wilayah Berau 4 kasus,Mahakam Ulu 1 kasus,Paser 14 kasus dan Balikpapan 22 kasus. Menurutnya, Kota Samarinda masih menyumbangkan kasus terbanyak untuk COVID-19 dengan jumlah 3.897 kasus, disusul Balikpapan dengan 3.648 kasus dan Kutai Kartanegara dengan 2.012 kasus.
Sedangkan tujuh kabupaten dan Kota lainnya di wilayah Kaltim jumlah kasus belum genap di angka seribu kasus.
Meski demikian, Andi menegaskan bahwa pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 838 orang, disusul Samarinda dengan 556 orang dan Balikpapan dengan 548 orang.
"Perkembangan kasus COVID-19 di wilayah Kaltim masih demikian mengkhawatirkan, dalam rilis harian penambahan kasus lebih dari 100 kasus, padahal beragam upaya telah dilakukan oleh tim satgas COVID baik di Provinsi maupun kabupaten dan Kota, tentunya kesadaran masyarakat dalam hal disiplin menerapkan protokol kesehatan juga dibutuhkan untuk memerangi penyebaran virus corona ini," ujarnya.
Andi menuturkan, tambahan pasien sembuh juga terus mengalami peningkatan drastis, saat ini terjadi penambahan sebanyak 197 kasus.
"Tambahan kasus sembuh tersebar di Berau 10 kasus,Kutai Barat 6 kasus,Kutai Kartanegara 27 kasus,Kutai Timur 38 kasus,Paser 7 kasus,Balikpapan 42 kasus dan Samarinda 67 kasus," jelasnya.
Baca Juga: Ada Staf yang Positif Covid-19, Puskesmas Sepinggan Balikpapan Tutup
Sedangkan untuk pasien meninggal dilaporkan bertambah sebanyak 8 kasus yang kesemuanya terjadi di wilayah Samarinda.
Dengan demikian kasus Covid-19 di Provinsi Kaltim berjumlah 12.480 kasus dengan rincian 9.277 kasus dinyatakan sembuh, 2.750 kasus masih menjalani perawatan dan 453 kasus dilaporkan meninggal dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Toilet Rusak Hingga Sofa Tak Layak, Rudy Masud Beberkan Alasan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Penampakan Uang Rp214 Miliar dan Tas Mewah Sitaan Kasus Korupsi di Kaltim
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim