Scroll untuk membaca artikel
Yovanda Noni
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 22:58 WIB
Ilustrasi mayat. [Antara]

SuaraKaltim.id - Hingga kini, polisi belum menyebut penyebab kematian mayat perempuan berinisial FS, yang ditemukan tanpa celana dan mulut terlakban di Kabupaten Berau.

Meski demikian, pihak keluarga menduga, FS tewas karena sengaja dibunuh oleh seseorang. 

Saat pertama kali ditemukan warga, kondisi mayat FS dalam kondisi tertelungkup dengan tangan terikat dan mulut terlakban. Selain itu, FS hanya ditemukan hanya mengenakan pakaian bagian atas tanpa celana ditepi kolam penangkaran buaya Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur.

"Dugaan saya keponakan saya ini di bunuh, dia ditemukan dengan kondisi tangannya terikat dan mulutnya dililit lakban," kata Paman FS, Agustinus Hardian saat di konfirmasi Jum'at sore (23/10/2020).

Baca Juga: Keji! Anak Gadis Jadi Budak Nafsu Ayah Kandung Dari SD Hingga Remaja

Agustinus mengatakan, FS dan suaminya merupakan perantauan asal daerah Jawa. Keduanya merantau ke Kaltim guna mencari pekerjaan.

"Sekarang suaminya kerja di tambang batu bara. Kalau ponakan saya ini kerja di kafe di berau," ucapnya.

Lanjut Agustinus, diketahui FS memiliki bayi berusia 9 bulan yang masih dalam asuhan FS.

"Anaknya masih 9 bulan setahu saya. Sekarang sama suaminya," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, paman korban ini turut membenarkan bahwa poto yang tersebar di media sosial ada sosok keponakannya semasa hidup.

Baca Juga: Marah Ditagih Rp 100 Juta oleh Korban, Pelaku Habisi Nyawa Kerabat Jokowi

Dia pun meminta kepada para penguna sosial media untuk tidak lagi menyebarkan foto korban yang ditemukan mengenaskan.

Load More