SuaraKaltim.id - Satu lagi, tenaga medis di Kota Balikpapan meninggal dunia karena Covid-19.
Dokter Djailani Sp THT-KL ini merupakan dokter kedua yang meninggal setelah 26 hari dirawat di rumah sakit.
Kepergian jenazah dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) itu, langsung dipimpin oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Kamis malam (29/10/2020).
“Kami mengutarakan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya dokter Djailani, putra asli daerah Balikpapan. Insyaallah beliau Husnul Hatimah,” kata Rizal di Balikpapan.
Selama ini, lanjut dia, Dokter Djaelani telah berjuang melawan Covid-19. Pengabdiannya sebagai dokter di Kota Balikpapan, adalah garda pejuang Covid-19 terdepan.
“Dengan doa yang tulus, kita melepas kepergian beliau. Ungrasa terimakasih sedalam-dalamnya dan penghargaan luar biasa tinggi kami berikan untuk beliau,” lanjutnya.
Diketahui, dokter Djailani telah dirawat di rumah sakit sejak tanggal 3 Oktober 2020. Almarhum meninggal dunia di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, sekira pukul 19.17 wita.
Sebelumnya pada Agustus 2020, Dokter Sriyono yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Bidang di DKK Balikpapan meninggal dunia dikarenakan Covid-19.
Kemudian pada September 2020, Dadang Hari Santoso, perawat yang bertugas di Instalasi Anestesi yang juga meninggal dunia karena terpapar Covid-19.
Baca Juga: Dokter Covid-19 Ditemukan Meninggal, Dibunuh Secara Keji Oleh Pemuja Setan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan