SuaraKaltim.id - Hingga akhir pekan pertama November, pemerintah merilis jumlah akumulasi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur mencapai 265 kasus. Namun, kasus kesembuhan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur mengalami kenaikan yang tinggi yakni bertambah 299 orang.
Juru bicara satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, dengan demikian secara akumulatif total kasus positif di provinsi tersebut menjadi 15.405 kasus.
"Akumulasi kasus positif di Kaltim mencapai 15.405 kasus dan angka kesembuhan menjadi 12.561 kasus," kata Andi Muhammad Ishak dalam rilis harian yang dilansir Antara di Samarinda, Sabtu (7/11/2020).
Lebih lanjut, dia menyebutkan tambahan kasus baru tersebar di sejumlah wilayah di antaranya Berau dua kasus, Kutai Barat 2 kasus, Kutai Kartanegara 47 kasus, Kutai Timur 57 kasus, Paser 13 kasus, Penajam Paser Utara 2 kasus, Balikpapan 28 kasus, Bontang 10 kasus dan Samarinda 104 kasus.
"Tingginya kasus baru di Samarinda yakni sebanyak 104 kasus merupakan akumulasi dari kasus sebelumnya yang belum ter-update, karena adanya perbaikan sistem," imbuhnya.
Sedangkan tambahan pasien sembuh sebanyak 299 kasus dengan rincian d Berau dua kasus, Kutai Barat 5 kasus, Kutai Kartanegara 60 kasus, Kutai Timur 84 kasus, Paser 19 kasus, Penajam Paser Utara 2 kasus, Balikpapan 27 kasus, Bontang 8 kasus dan Samarinda 92 kasus.
Untuk kasus meninggal dunia dilaporkan bertambah sebanyak 4 kasus yakni di Kutai Kartanegara 2 kasus dan Kutai Timur 2 kasus.
"Total kasus kematian berjumlah 499 orang, sedangkan pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 2.345 pasien," jelasnya.
Andi mengatakan penyebaran kasus tertinggi Covid-19 khusus wilayah Kaltim peringkat pertama Kota Samarinda dengan jumlah 4.659 kasus, disusul Balikapan 4.014 kasus, Kutai Kartanegara 2.698 kasus dan Kutai Timur 1.580 kasus.
Baca Juga: Tambah 1.118 Kasus Hari Ini, Positif Corona di Jakarta Capai 111.202
Meski demikian untuk pasien dalam perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 679 orang, disusul Kutai Timur 502 orang, Samarinda 457 orang dan Balikpapan 406 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar