SuaraKaltim.id - Dari 345 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), tercatat ada beberapa daerah yang lonjakannya cukup tinggi.
Berdasarkan data yang dimiliki Satgas Covid-19 Kaltim, tambahan kasus baru tersebut terjadi di sejumlah wilayah meliputi Kutai Timur 114 kasus, Samarinda 100 kasus, Kutai Kartanegara 77 kasus, Balikpapan 25 kasus, Berau 15 kasus, Bontang 8 kasus dan Paser 6 kasus.
Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, tambahan kasus baru tersebut menjadikan akumulasi kasus Covid-19 menjadi 16.149 kasus.
"Dalam sepekan terakhir tambahan kasus baru masih di bawah angka kesembuhan. Namun kali ini kembali terjadi lonjakan jumlah kasus baru dengan angka yang demikian besar," kata Andi Muhammad Ishak dalam keterangan resminya seperti dilansir Antara di Samarinda pada Rabu (11/11/2020).
Sementara itu, Andi turut melaporkan tambahan kasus kesembuhan sebanyak 123 kasus dan menjadikan total kasus sembuh sebanyak 13.349 kasus.
Dia juga menjelaskan, tambahan kasus sembuh terjadi di Berau 2 kasus, Kutai Kartanegara 7 kasus, Kutai Timur 3 kasus, Balikpapan 35 kasus, Bontang 19 kasus dan Samarinda 57 kasus.
Andi juga menyampaikan tambahan kasus meninggal dunia sebanyak 2 kasus yakni di Kutai Kartanegara 1 kasus dan Paser 1 kasus.
Jumlah kasus meninggal 514 orang, sedangkan pasien yang masih dalam perawatan 2.286 orang.
Untuk kasus Covid-19 khusus wilayah Provinsi Kaltim, kasus tertinggi berada di Kota Samarinda dengan jumlah 4.870 kasus, disusul Balikpapan 4.089 kasus, Kutai Kartanegara 2.835 kasus, Kutai Timur 1.813 kasus dan Bontang 1.119 kasus.
Baca Juga: Saat Harbolnas, Positif Covid-19 di Kaltim Terakumulasi 16.149 kasus
Meski demikian untuk pasien dalam perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 664 pasien, disusul Kutai Timur 565 pasien, Samarinda 449 pasien dan Balikpapan 327 pasien. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya