- Realisasi investasi Kota Bontang 2025 mencapai Rp3,08 triliun.
- Kinerja tersebut melampaui target dan menunjukkan tren positif.
- Capaian itu meningkat 13,66 persen dibanding tahun sebelumnya.
SuaraKaltim.id - Kinerja investasi Kota Bontang sepanjang 2025 melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mencatat realisasi investasi mencapai Rp3,08 triliun atau 123,23 persen dari target Rp2,5 triliun.
Capaian itu juga meningkat 13,66 persen dibanding realisasi investasi tahun sebelumnya. Lonjakan investasi tersebut memperlihatkan masih kuatnya posisi Bontang sebagai salah satu kawasan industri utama di Kalimantan Timur.
Kota ini sejak lama menjadi basis industri pengolahan, terutama sektor petrokimia dan pupuk, yang menopang aktivitas ekonomi daerah sekaligus menarik arus modal dalam negeri.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang Muhammad Aspian Nur mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di daerah itu.
Pemerintah daerah, kata dia, berupaya menjaga kepastian layanan dan kemudahan berusaha agar investasi terus tumbuh.
"Realisasi investasi tahun 2025 yang melampaui target ini menunjukkan bahwa Kota Bontang semakin dipercaya oleh investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Ini adalah hasil kerja bersama dalam menciptakan kemudahan berusaha dan kepastian layanan," ujarnya.
Data DPMPTSP menunjukkan investasi sepanjang 2025 masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Nilainya mencapai Rp3,026 triliun atau hampir seluruh total realisasi investasi. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp54,11 miliar.
Dominasi PMDN menunjukkan geliat investasi domestik masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Bontang.
Di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian pasar internasional, investor dalam negeri tampak tetap agresif mengembangkan usaha di sektor industri pengolahan dan perdagangan.
Meski kontribusinya jauh lebih kecil, PMA tetap dinilai memiliki peran strategis, terutama dalam pengembangan sektor jasa dan properti.
Kehadiran investasi asing dianggap dapat memperluas diversifikasi ekonomi Bontang yang selama ini identik dengan industri besar berbasis sumber daya alam.
Realisasi investasi tersebut berasal dari 323 proyek yang dijalankan oleh 81 pelaku usaha non-UMKM. Jumlah proyek itu memperlihatkan aktivitas investasi di Bontang berlangsung cukup dinamis dan tidak hanya bertumpu pada satu sektor usaha.
Namun, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam aspek pelaporan kegiatan penanaman modal. Tingkat kepatuhan pelaporan LKPM atau Laporan Kegiatan Penanaman Modal pada 2025 tercatat baru mencapai 43,69 persen.
Persentase tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena pelaporan investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam pemetaan pertumbuhan ekonomi dan evaluasi kebijakan investasi.
Dari sisi PMA, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi asing. Selain itu, sektor hotel dan restoran juga mulai menunjukkan pertumbuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat