SuaraKaltim.id - Warga di sekitar Jalan A Yani KM 15.700, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) digegerkan temuan mayat laki-laki mengenakan bando sudah meninggal sekitar tiga hari.
Jasad tersebut diketahui berada di dalam mobil Honda CRV yang sudah lama terparkir dalam kondisi rusak.
Sontak hal itu membuat geger warga sekitar dan pengguna jalan yang sedang melintas di ruas jalan dari Banjarmasin menuju ke arah Banjarbaru.
Dari pantuan Kanalkalimantan.com-jaringan Suara.com di lokasi penemuan mayat laki-laki yang belum diketahui identitasnya, petugas dari Polsek Gambut dan tim Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) Polres Banjar, bersama relawan emergency gabungan melakukan evakuasi mayat laki-laki tersebut.
Kapolsek Gambut Iptu Mardiyono mengatakan, sosok mayat laki-laki tersebut diduga mengalami gangguan jiwa.
Ketika mayat laki-laki tersebut ditemukan dalam mobil jenis SUV itu, laki-laki itu masih mengenakan bando berwarna pink dengan gambar bunga di kepalanya.
“Kami perkirakan mayat tersebut sudah berada di dalam mobil sudah tiga hari. Karena sudah mengeluarkan aroma yang cukup bau,” katanya, Jumat (13/11/2020).
Belum diketahui identitas laki-laki yang ditemukan sudah tidak bernyawa itu di dalam sebuah mobil Honda CRV tersebut.
“Kita masih belum mengetahui identitas nama dari jenazah tersebut, sementara kita belum ketahui ada tanda kekerasan terhadap jenazah tersebut atau tidak. Untuk jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, bersama tim Inafis Polres Banjar sedang melakukan visum,” tutupnya.
Baca Juga: Penemuan Mayat di Belakang Kantor Kejaksaan Banjarbaru, Wajah Membiru
Sebelumnya diberitakan, mayat itu ditemukan berada dalam mobil Honda CRV berwarna biru. Dari keterangan beberapa warga sekitar, Di lokasi penemuan mayat dalam mobil, pihak kepolisian sudah memasang Police Line.
Belum diketahui identitas sosok mayat laki-laki dalam sebuah mobil jenis SUV tersebut. Sementara jenazah laki-laki tanpa identitas tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk dilakukan visum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas