SuaraKaltim.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan mengungkap kasus penipuan bermodus pembiusan dengan korban lima perempuan dan tersangka yang berhasil ditangkap, seorang laki-laki.
"Pelaku MD (42) ditangkap pada Kamis (3/12) dalam pelariannya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur," kata Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel AKBP Andy Rahmansyah di Banjarmasin, Minggu (6/12/2020).
Sebanyak lima perempuan menjadi korban penipuan seorang pria dengan modus kejahatan pembiusan di Kalimantan Selatan.
Polisi bergerak menangkap pelaku setelah seorang korbannya, RH (60), melapor ke Polresta Banjarmasin karena harta bendanya berupa perhiasan emas, sepeda motor, hingga uang tunai dengan total kerugian Rp 29.750.000 dibawa kabur.
"Menurut pengakuan korban, pelaku memberikan minuman sejenis jamu sampai korban tidak sadarkan diri," kata dia sebagaimana dilansir Antara.
Setelah melakukan penyelidikan, Polresta Banjarmasin didukung Unit Resmob Polda Kalsel dipimpin Kanit Resmob AKP Agus Rusdi berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di Balikpapan.
Unit Resmob Polda Kaltim dan Buser Polsek Balikpapan Selatan membantu penangkapan terhadap tersangka di Jalan Sepinggang Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.
Hasil interogasi polisi, tersangka mengaku telah melakukan aksi kejahatannya lima kali di wilayah hukum Polda Kalsel.
Modusnya, setelah berkenalan dengan perempuan, tersangka kemudian merayu korban untuk diajak ke hotel dan diberikan obat pembius hingga membuat korban tertidur dan tidak sadarkan diri. Selanjutnya harta korban dibawa kabur.
Baca Juga: Nekat! Aksi Pria Bakar Diri Diduga karena Sering Cekcok dengan Istri
Kepolisian setempat hingga saat ini melanjutkan penanganan kasus tersebut sesuai aturan hukum.
Berita Terkait
-
Nekat! Aksi Pria Bakar Diri Diduga karena Sering Cekcok dengan Istri
-
Pegawai Dinkes Goyang Bareng Abaikan Protokol Kesehatan, Videonya Viral!
-
Video Viral Pegawai Dinkes Goyang Abai Protokol Kesehatan: Itu Spontan
-
Mulai Senin, 4 SMP di Banjarmasin Simulasi Belajar Tatap Muka
-
Cegah Penularan Covid-19 Saat Pilkada Banjarmasin, Pemkot Gelar Rapid Test
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi