SuaraKaltim.id - Setelah tim pemenangan yang bekerja sama dengan salah satu lembaga survei memastikan data perolehan suara masuk mencapai 87 persen, paslon Rahmad Mas'ud-Thohari Aziz mengumumkan kemenangan pada Pilkada Balikpapan 2020.
Ketua Tim Koalisi Abdulloh mengatakan, berdasarkan hasil hitung cepat yang mereka lakukan, pasangan Rahmad-Thohari unggul dengan presentase 61,49 persen. Sedangkan kotak kosong mencapai 35 persen dari 87 persen data perhitungan surat suara yang masuk.
"Hari ini tercapai 61,49 persen. Walaupun ada penambahan, mungkin tidak jauh dari itu. Meski tidak mencapai target yakni kemenangan 75 sampai 80 persen, saya mengucapkan terima kasih kepada partai pengusung dan pendukung. Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan selama ini," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Rahmad yang mengucapkan ribuan terima kasih dan penghargaaan setinggi-tinggi kepada tim atas kerja keras mereka selama ini.
"Inilah hasilnya yang kami peroleh walaupun belum secara resmi diumumkan KPUD. Apapun hasilnya akan kami terima, yang terpenting Rahmad-Thohari dilantik jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota," ujarnya di posko pemenangan utama Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan, Rabu (9/12/2020).
Rahmad juga menyampaikan permohonan maaf, jika ada yang kurang berkenan selama ini baik yang disengaja ataupun tidak disengaja.
Meski begitu, dia memastikan akan mewujudkan misi visi yang sudah mereka janjikan, yang intinya memajukan Kota Balikpapan.
"Jika sudah diumumkan nantinya secara resmi sebagai pemenang, saya mohon dan minta jangan bereuforia. Tetap di posko masing-masing. Apalagi saat ini pandemi, saya ingin memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Balikpapan," katanya.
Kontributor : Tuntun Siallagan
Baca Juga: Cawalkot Depok Pradi Supriatna soal Hitung Cepat: Kami Adalah The Winner
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan