SuaraKaltim.id - Persaingan antara pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Samarinda dalam versi hitung cepat yang dirilis Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA cukup ketat.
Meski begitu, menurut lembaga survei itu, pasangan Andi Harun- Rusmadi Wongso memimpin perolehan suara sebesar 35,6 persen.
Sementara, pesaingnya Zairin- Sarwono meraih suara 34,3 persen, sedangkan Barkati-Darlis Pattalongi, meraih 30,1 persen suara.
Kubu Andi Harun-Rusmadi telah mendeklarasikan kemenangan, meski KPU setempat masih belum menuntaskan penghitungan suara secara resmi.
"Alhamdulillah ini kemenangan kita bersama. Ini masih hitung cepat, mari kita tunggu yang resminya,” sebut Andi Harun seperti dilansir Antara pada Rabu (9/12/2020).
Di tempat berbeda, Zairin Zain dan Sarwono menggelar konferensi pers menyikapi hasil hitung cepat yang beredar.
"Itu hak mereka (klaim), belum bisa diklaim selain KPU memutuskan. Kami menunggu real count saja,” kata Zairin.
Zairin memastikan pihaknya akan mengawal suara suara C1 dari kelurahan, kecamatan hingga KPU. Sehingga berbagai upaya kecurangan bisa diredam.
Apalagi dengan gambaran peraihan suara yang sangat tipis berdasar hasil hitung cepat.
Baca Juga: Menang Quick Count, Benyamin ke Lawan: Izin Kami Implementasikan Programnya
Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengatakan bahwa tahapan penghitungan perolehan suara masih berjalan, sehingga belum ada keputusan resmi hasil pemilu.
"Kami akan melaksanakan tahap penghitungan dan rekapitulasi suara, mulai dari KPPS, penghitungan di tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat KPU, hingga penetapan calon terpilih," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi