Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Kamis, 10 Desember 2020 | 15:01 WIB
Ilustrasi Pilkada. Tingginya angka golput dalam Pilkada Kota Balikpapan menyebabkan pemkot setempat merugi hingga Rp 35 miliar. (Antara)

Meski begitu, dia mengemukakan, minimnya partisipasi bukan hanya terjadi di Kota Balikpapan tapi juga sejumlah daerah yang menggelar pilkada.

“Hampir seluruh Indonesia orang memang agak was-was untuk datang ke TPS. Karena takut kalau kena covid-19,” ujarnya.

Soal kemungkinan karena calon tunggal, Rizal menyatakan, kemungkinan bisa saja. Namun dia lebih condong karena masih Pandemi covid-19.

“Orang jadi kurang pilihan jadi kurang semangat, bisa jadi. Tapi mungkin yang paling terasa soal covid-19.” ujarnya

Baca Juga: Angka Golput di Pilkada Balikpapan Mencapai 41 Persen

Dia menambahkan, sejauh ini hitungan sementara pasangan Rahmad Mas’ud–Thohari Azis unggul. Namun dia meminta masyarakat menunggu pengumuman remsmi dari KPU Kota Balikpapan. Dia berharap lancar hingga penetapan pemenang.

Load More