SuaraKaltim.id - Hingga Jumat (11/12/2020), jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) didominasi kenaikan kasus aktif. Penambahan kasus terkonfirmasi virus asal China itu sebanyak 213 kasus.
Meski begitu, Juru bicara satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, untuk pasien yang sembuh juga terjadi penambahan 137 kasus.
"Akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sudah mencapai 21.964 kasus, sedangkan kasus yang dinyatakan sembuh 18.653 kasus," kata Andi Muhammad Ishak seperti dilansir Antara di Samarinda.
Andi menyebutkan tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 213 kasus tersebar di Berau 17 kasus, Kutai Barat 6 kasus, Kutai Kartanegara 54 kasus, Kutai Timur 53 kasus, Paser 2 kasus, Penajam Paser Utara 7 kasus, Balikpapan 50 kasus, Bontang 11 kasus dan Samarinda 13 kasus.
Sedangkan tambahan pasien Covid-19 sembuh sebanyak 137 kasus tersebar di Berau 10 kasus, Kutai Kartanegara 26 kasus, Kutai Timur 33 kasus, Paser 2 kasus, Balikpapan 29 kasus, Bontang 14 kasus dan Samarinda 23 kasus.
Dia juga melaporkan adanya tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia sebanyak empat orang dengan rincian dua orang di Balikpapan, satu orang di Kutai Timur dan satu lainnya di Paser.
"Angka kematian terus mengalami penambahan, saat ini sudah ada 631 orang meninggal akibat Covid-19," katanya.
Ia mengatakan untuk pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan baik secara mandiri maupun di RS isolasi sebanyak 2.680 orang.
Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19 khusus wilayah Kaltim, peringkat pertama masih Kota Samarinda dengan jumlah 6.211 kasus
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kaltim Naik, Wagub Minta Pusat Kaji Kembali PTM
Disusul Balikpapan dengan 4.836 kasus, Kutai Kartanegara 4.258 kasus, Kutai Timur 2.987 kasus dan Bontang 1.462 kasus.
Lima kabupaten lainnya yakni Paser 960 kasus, Berau 612 kasus, Kutai Barat 380 kasus, Panajam Paser Utara 233 kasus dan Mahakam Ulu 25 kasus.
"Untuk pasien yang masih menjalani perawatan terbanyak berada di Kutai Kartanegara dengan jumlah 990 pasien, disusul Samarinda 473 pasien, Balikpapan 424 pasien dan Kutai Timur 338 pasien," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya