SuaraKaltim.id - Setelah dua komisoner dan kepala sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda positif Covid-19, kini 25 pegawai lembaga penyelenggara pemilu tersebut juga terkonfirmasi Virus Corona.
Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat menjelaskan, mereka positif terkonfirmasi Covid-19 setelah menjalani tes usap atau tes swab, setelah rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Kota Samarinda pada 16-17 Desember 2020
"Kami juga berduka, karena satu orang staf kami telah meninggal dunia karena Covid-19," kata Firman seperti dilansir Antara di Kota Samarinda, Minggu (27/12/2020).
Dikatakannya, saat ini seluruh pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 telah menjalani karantina untuk pemulihan.
"Sebagian besar menjalani karantina di Bapelkes Kecamatan Samarinda Seberang," katanya.
Meski demikian, pihaknya belum menutup operasional kantor, khususnya bagian keuangan yang masih bekerja dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Dia juga menginformasikan, dua anggota Komisioner KPU Kota Samarinda yakni Muhammad Najib dan Dwi Haryono sudah membaik dan segera mengakhiri masa karantina.
"Demikian pula untuk rekan kami Kepala Sekretariat, yakni Uni saat ini juga sudah membaik, dan siap untuk bertugas kembali," katanya.
Sementara itu, Kepala dinas kesehatan Samarinda, Ismed Kosasih mengatakan belum menetapkan kluster untuk kasus Covid-19 yang terjadi di KPU Samarinda.
Baca Juga: Dua Hari Usai Natal, Kasus Harian Covid-19 Kaltim Masih Tinggi
"Ini bukan kluster Pilkada, karena hanya terjadi di lingkup instansi KPU saja," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan