SuaraKaltim.id - Mobil listrik kategori Battery Electric Vehicle (BEV) yang berkapasitas dua penumpang dan dibuat Toyota Motor Corporation ini memang mengasyikkan. Kelak, ia tak hanya bisa dimiliki oleh rumah tangga atau perorangan. Akan tetapi muncul dalam bentuk berbagi pakai serta menggabungkan informasi wisata "Toyota Share".Pengguna bisa memanfaatkannya secara point-to-point sebagai sarana transportasi menuju titik atau destinasi berikutnya.
Dikutip kanal otomotif Suara.com, jejaring SuaraKaltim.id, dari Slash Gear, kehadiran mobil ini dianggap sebagai transisi Toyota seiring dengan kebijakan pemerintah Jepang yang akan fokus memenuhi kebutuhan mayarakat akan kendaraan kendaraan listrik.
Salah satu bagian menarik dari mobil, tentu saja baterai ion-lithium yang diproduksi Prime Planet Energy & Solutions. Yaitu perusahaan patungan Toyota dan Panasonic. Dengan baterai yang digendong, mobil mampu menempuh jarak hingga 100 km.
Di bagian haluan, bisa disimak logo Toyota dalam pendar warna biru. Inilah penunjuk atau penanda bahwa si mobil ramah lingkungan, dan tidak menggunakan bahan bakar penghasil polutan.
Harganya sendiri diperkirakan akan berada di kisaran 1,6 – 1,7 juta yen atau setara Rp220 – Rp233 juta. Hanya, harga ini belum termasuk subsidi dari pemerintah.
Sebagai catatan, pemerintah Jepang menyatakan adanya subsidi harga jual serta keringanan pajak kepada pembeli mobil ramah lingkungan.
Dengan menghadirkan mobil berdimensi mungil, Toyota yakin akan semakin banyak orang yang beralih ke mobil listrik. Terlebih kendaraan yang mengandalkan sumber daya baterai ini diharapkan bisa diminati para pengemudi usia muda. Sekaligus dinikmati para orang tua.
Berita Terkait
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas