SuaraKaltim.id - Seorang murid nekat menghabisi nyawa gurunya sendiri lantaran merasa tak puas dengan nilai ujiannya. Remaja berusi 13 tahun ini menembak pengajarnya itu hingga tewas.
Sebelum terjadinya aksi penembakan, guru dan murid asal Arab Saudi ini sempat terlibat perdebatan sengit di depan kelas perihal hasil ujian.
Menyadur Middle East Monitor, Kamis (31/12/2020), korban yang bernama Hani Abdel Tawab sempat adu pendapat dengan muridnya yang tak puas dengan nilai ujian. Guru 35 tahun itu terlibat pertengkaran dengan murid berusia 13 tahun.
Tak disangka, perdebatan itu berlanjut hingga luar kelas. Menurut laporan, murid yang tak puas itu menunggu gurunya di luar gedung sekolah sambil ditemani oleh kakak laki-laki yang berusia 16 tahun .
Mereka kemudian menembak guru tersebut namun juga membawanya ke rumah sakit sebelum melarikan diri. Guru asal Mesir itu mengalami luka serius dan ia meninggal seminggu setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Al-Sulayyil.
Pelaku penembakan ditangkap dan pemerintah Mesir langsung mengonfirmasi kematian Abdel Tawab sebagai korban pembunuhan.
Menteri Imigrasi dan Urusan Ekspatriat Mesir, Nabila Makram menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menyatakan investigasi sedang berlangsung.
"Investigasi atas insiden ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan kedutaan Mesir di Riyadh, serta koordinasi dengan pihak Mesir."
"Kementerian Penerbangan Sipil sedang diminta untuk mempercepat pengembalian jenazah ke tanah air atas permintaan keluarga."
Baca Juga: Tantangan PAUD di Masa Pandemi, Guru Dampingi Orang Tua Saat Mengajar
Menteri juga menyatakan keyakinannya kepada pengadilan Saudi bahwa para pelaku akan menerima hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku di kerajaan Arab Saudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas