SuaraKaltim.id - Tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam beberapa waktu belakangan, mulai dirasakan pada awal tahun 2021. Hal tersebut tergambarkan dengan semakin banyaknya wilayah di provinsi berjuluk Bumi Etam ini berstatus zona merah.
Dilansir dari Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com, dari 10 kabupaten dan kota, sembilan daerah masuk dalam zona merah, sedangkan satu daerah yang tersisa masuk dalam zona kuning.
Berdasarsarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Kota Samarinda masih tertinggi secara kumulatif covid-19 dengan sebanyak 6.937 kasus, sebanyak 6.206 pasien sembuh dan 220 kasus kematian. Kemudian Kota Balikpapan secara kumulatif sebanyak 5.995 kasus positif covid-19, sebanyak 4.887 pasien sembuh dan 270 kasus kematian.
Lalu Kabupaten Kutai kertanegara secara kumulatif sebanyak 5.012 kasus, sebanyak 4.059 pasien sembuh dan 100 kasus kematian. Kabupaten Kutai Timur secara kumulatif secanyak 3.946 kasus positif covid-19, sebanyak 3.651 pasien sembuh dan 58 kasus kematian.
Kota Bontang secara kumulatif sebanyak 1.884 kasus positif covid-19, sembuh 6.206 pasien dan 32 kasus kematian. Kabupaten Berau secara kumulatif sebanyak 1.247 kasus positif covid-19, sebanyak 729 pasien sembuh dan 17 kasus kematian.
Kabupaten Paser secara kumulatif sebanyak 1.199 kasus positif covid-19, sebanyak 1.116 pasien sembuh dan 31 kasus kematian. Kabupaten Kutai Barat secara kumulatif sebanyak 739 kasus positif covid-19, sebanyak 421 pasien sembuh dan 12 kasus kematian.
Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 374 kasus positif covid-19, sebanyak 259 pasien sembuh dan 13 kasus kematian. Kabupaten Mahakam Ulu secara kumulatif sebanyak 40 kasus positif covid-19, sebanyak 24 pasien sembuh dan 2 kasus kematian.
Sementara diberitakan sebelumnya, hingga memasuki awal tahun 2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kaltim masih cukup tinggi. Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 ada penambahan 298 kasus positif baru pada Jumat (1/1/2021).
Tak hanya kasus harian Covid-19, jumlah kematian karena terpapar virus yang pernah mewabah di Kota Wuhan Provinsi Hubbei China tersebut juga mencapai yang tertinggi dari sepanjang tahun 2020. Dari data terakhir yang ada, tercatat 12 kasus kematian, dengan demikian total kasus kematian akibat Covid-19 di Kaltim mencapai 755 kasus.
Baca Juga: Ingin Cek Daftar Penerima Vaksin Covid 19? Ini Caranya
Dari jumlah 298 kasus positif Covid-19, Kota Balikpapan menjadi penyumbang terbanyak, yakni 90 kasus. Kemudian, Kota Samarinda sebanyak 57 kasus, disusul Kabupaten Berau 44 kasus, Kutai Kartanegara 30 kasus, Kutai Barat 26 kasus, Kota Bontang 24 kasus, Kabupaten Kutai Timur 19 kasus dan Penajam Paser Utara 8 kasus.
Sedangkan pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 206 kasus. Dari Kutai Timur 59 kasus, Balikpapan 50 kasus, Kabupaten Berau 41 kasus, Kutai Kartanegara 21 kasus, Samarinda 11 kasus, Kota Bontang 9 kasus, Kabupaten Paser 8 kasus, dan Penajam Paser Utara 7 kasus.
Sementara untuk kasus kematian paling tinggi dari Kutai Kartanegara 5 kasus, Kabupaten Berau 3 kasus, Balikpapan 3 kasus, dan Paser 1 kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim