Seiring berjalannya waktu, banyak orang yang komentar ingin diramal kehidupannya. Jadi, ia manfaatkan untuk membuka jasa konsultasi secara online. Tapi dirinya tidak mematok tarif. Hanya sukarela saja. Pasiennya dari seluruh Indonesia yang menyaksikan kanal youtube nya.
"Saya ada kanal Youtube Sabar Misteri dan Sabar Tarot. Itu yang menghasilkan uang. Untuk editornya sendiri, yang pegang keponakan saya. Seluruhnya dilakukan dari dalam rumah," jelasnya.
Langkahnya untuk "menutup" diri dari lingkungan luar juga sudah mendapat ijin dari ketua RT tempatnya tinggal. Tetangga pun mendukung langkahnya ini selama tidak menggangu aktifitas sekitar.
"Saya mendapat dukungan juga dari tetangga. Karena pernah juga pas konten saya dapat penghasilan banyak, saya membagikan telur untuk warga sekitar. Karena saya pernah merasakan sulit juga, kadang uang seribu saja sangat berharga. Pernah juga pas adsens saya banyak, saya beli telur se kwintal untuk dibagikan," lanjutnya.
Namun, namanya keputusan tetap saja ada satu, dua warga yang menilai jika langkah ini berlebihan. Tapi dirinya menjelaskan kepada tetangganya jika ini untuk kebaikan bersama. Ia tidak mengambil pusing dengan tudingan negatif dari tetangganya.
"Saya akan menutup seng ini sampai ada keputusan pemerintah sudah aman. Mungkin bagi saya tandanya kalau anak sudah mulai sekolah. Dikatakan sumpek, ya sumpek. Mungkin apa-apa ya karena terbiasa setelah sepuluh hari ya jadi saya terbiasa. Tapi saya tetap menyediakan ruang terbuka untuk saya berjemur saat pagi hari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah