SuaraKaltim.id - Pemerintah pusat diminta untuk memrioritaskan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam pendistribusian Vaksin Covid-19. Pasalnya, provinsi berjuluk Benoa Etam tersebut berada di urutan ke-enam kasus harian Covid-19 nasional.
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi kepada perwakilan Kementerian Kesehatan RI yang hadir menyaksikan penyuntikan Vaksin Covi-19 buatan Sinovac di Kaltim pada Kamis (14/1/2021).
"Berharap Kaltim diprioritaskan. Karena urutan keenam secara jumlah dan urutan pertama secara rate 100 ribu penduduk,” ucap Hadi seperti dilansir Antara.
Dia juga menambahkan, apalagi salah satu daerah di Provinsi Kaltim bakal menjadi calon ibu kota negara (IKN) baru, sehingga perlu menjadi prioritas agar seluruh masyarakatnya sehat.
Lebih lanjut, Hadi berharap distribusi vaksin tahap dua mendatang jumlah untuk Kaltim diperbanyak agar bisa segera mengcover seluruh masyarakat Kaltim.
“Ini penting karena penanganannya secara komunal. Tidak bisa hanya orang perorang. Harus kebal secara berkelompok,” katanya.
Semoga kata dia, dengan vaksinasi tersebut dapat membawa kemajuan bagi kesehatan mayarakat Indonesia, khususnya Kaltim agar masyarakat bsa kembali sehat dan produktif. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur
-
Helmi Abdullah Ungkap Pesan Khusus Prabowo, Isyarat Maju Pilkada Samarinda?
-
BRI dan Danantara Jadi Penyumbang Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi Aman dengan Kupon Bulanan