SuaraKaltim.id - Meski sudah ada larangan untuk menggelar agenda yang menyebabkan kerumunan massa selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), namun puluhan remaja di Kota Balikpapan malah nekat menggelar pesta pada Sabtu (16/1/2021) malam lalu.
Alhasil, mereka digelandang petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan karena melanggar aturan PPKM yang diterapkan sejak Jumat (15/1/2021) dini hari.
Puluhan remaja tersebut diamankan Satgas saat menggelar party atau pesta di salah satu kawasan Balikpapan Timur.
“Saat ini sedang di lakukan pendataan kepada puluhan remaja tersebut dan akan diproses sesuai pelanggaran yang dilakukan”, ujar Sekretaris Satpol PP Kota Balikpapan Silvia Rahmadina seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Camat Balikpapan Timur juga menertibkan salah satu restoran cepat saji karena masih tetap beroperasi setelah jam malam diberlakukan.
Dia menambahkan, kegiatan monitoring dan operasi akan terus dilakukan agar masyarakat maupun pelaku usaha mematuhi protokol kesehatan maupun penerapan PPKM. Apalagi hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Balikpapan yang paling tinggi di Kalimantan Timur.
Selanjutnya bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan, akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Wali Kota Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa