SuaraKaltim.id - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini membuat Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata (Disporpar) Kota Balikpapan berpikir realisits untuk menargetkan kunjungan wisatawan di Kota Minyak tersebut.
Berkaca dari kunjungan wisatawan yang menurun hingga angka 500 ribuan orang pada tahun 2020, untuk tahun 2021, Kepala Disporpar Kota Balikpapan Doortje Marpaung mengatakan target PAD memang tinggi.
“Ya memang akan kami evaluasi, minimal di bulan April akan kita ketahui target yang bisa dicapai tahun ini,” ujar Doortje seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Senin (18/01/2021).
Dikatakan Doortje, hal ini bisa dilihat dari belum apa-apa awal tahun saja akibat pandemi beberapa tempat wisata di Balikpapan harus ditutup, berimbas dari sektor PAD yang tentunya akan berkurang.
“Penutupan tempat wisata juga untuk mendukung pencegahan penyebaran covid-19 di Balikpapan, yang beberapa hari ini penambahan kasus positifnya cukup tinggi,” akunya.
Dia mengemukakan, pada tahun 2021 ini untuk bisa mendatangkan 1 juta wisatawan ke Balikpapan, baik domestik maupun dari luar negeri sudah sangat baik.
“Sebelum pandemi kita memang bisa mendatangkan 2 sampai 3 juta pengunjung, tapi ini belum pandemi. Kalau sekarang berkaca pada 2020 lalu mendatangkan 500 ribu wisatawan saja sudah bagus,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi