SuaraKaltim.id - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi mengemukakan ada 170 kasus positif Virus Corona pada Jumat (22/1/2021). Dari data tersebut, ternyata ada tujuh kru kapal perang TNI AL yang bersandar di Kota Minyak tersebut masuk dalam daftar positif Covid-19.
Namun Wali Kota Balikpapan ini enggan menyebutkan secara rinci nama kapal perang tersebut. Meski begitu ada dugaan, kemungkinan kru yang tertular berasal dari KRI Teluk Ende yang sejak Kamis (22/1/2021) kemarin sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Seperti diketahui, KRI Teluk Ende bertugas mengantarkan bantuan dari perusahaan maupun instasi serta pemerintah daerah di Kaltim untuk korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar). Dan rencananya hari ini KRI Teluk Ende menuju Mamuju
“Ada 7 kru KRI, kalau KRI ini kapal perang. Ini pasti posisinya lagi di Balikpapan karena tercatat di sini,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Jumat (22/01).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, tujuh kru tersebut akhirnya diisolasi, karena pada awalany mengaku sakit. Kemudian dilakukan tracing dan hasilnya, ditemukan tujuh kru yang positif terpapar Covid-19. Sehingga kemudian wajib isolasi.
“Jadi sebenarnya untuk pemeriksaan kru KRI ini sudah yang kedua kali, jadi kelanjutan. Diawali ada yang sakit kemudian ditracing seluruh krunya. Kalau (kru) kapal biasanya yang sakit turun, yang lain karantina di kapal,” ujarnya
Selain itu, Rizal menambahkan, selain tujuh kru KRI, ada tambahan tujuh tenaga medis juga kembali terpapar Covid-19. Ini menjadi catatan panjang tenaga medis yang terpapar covid-19. Karena saat ini ada puluhan tenaga medis yang tengah menjalani isolasi mandiri.
Kemudian juga karyawan perusahaan migas maupun karyawan PT Angkasa Pura I Balikpapan dan perusahaan lain.
“Tenaga kesehatan ada tujuh dokter, perawat, apoteker, ada dari Pertamina, Angkasa Pura 3 orang, perusahaan,” ujarnya.
Baca Juga: Naik Lagi, Kasus Harian Covid-19 di Balikpapan Tambah 170 Kasus
Secara kumulatif jumlah yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 8.534 kasus, sebanyak 480 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, sebanyak 1.144 pasien menjalani isolasi mandiri, sebanyak 6.587 pasien sembuh dan 323 kasus kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026