SuaraKaltim.id - Warga Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah digegerkan dengan temuan potongan tubuh manusia yang diduga milik seorang nelayan yang menjadi korban keganasan buaya Sungai Sebangau.
Potongan tubuh berupa kaki itu diduga milik seorang warga bernama Nayan (47).
"Hingga saat ini yang kami temukan hanya potongan kaki sebelah kiri, sedangkan potongan tubuh lainnya masih terus dalam upaya pencarian. Dan untuk pencarian akan dilanjutkan besok dan saya sudah koordinasikan dengan pihak BKSDA Kalteng terkait dengan adanya warga yang dimangsa buaya," kata Kapolsek Sebangau Kuala Ipda Bimo Setyawan dilansir Antara, Minggu (14/2/2021).
Bimo mengatakan, dari informasi dan keterangan yang dihimpun pihak polisi, korban bernama Nayan. Sebelumnya pada Kamis (11/2/2021) korban berangkat sekitar pukul 08.30 WIB dengan menggunakan perahu kecil pergi ke muara Dusun Kerukan Sampang, untuk mencari daun nipah yang rencananya digunakan untuk membuat atap rumah.
Hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Berdasarkan laporan tersebut, petugas Polsek Sebangau Kuala bersama masyarakat melakukan upaya pencarian.
Pada Jumat (12/2/2021) sekitar pukul 12.30 WIB, dari hasil pencarian ditemukan potongan tubuh korban berupa kaki sebelah kiri sekitar 4 kilometer dari lokasi korban mencari daun nipah.
Korban diduga diserang oleh buaya saat beraktivitas di tepian sungai, terlihat dari adanya bekas gigitan dibagian potongan tubuh korban.
Bimo mengungkapkan, penemuan potongan tubuh korban yang di mangsa buaya ini kemudian dibawa ke Puskesmas setempat. Upaya pencarian kembali dilanjutkan besok, dan dirinya meminta agar masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas dekat dengan sungai.
Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, korban Nayan sehari-hari adalah nelayan tradisional. Korban juga pencari kayu galam.
Baca Juga: Geger! Nelayan Temukan Mayat Kulit Terkelupas di Pantai Muara Kuntul Bekasi
Berita Terkait
-
5 Body Lotion dengan Kandungan Aloe Vera, Memberi Sensasi Sejuk di Kulit!
-
Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor
-
Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus
-
Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes
-
Nelayan Teluk Kelabat Gugat Izin Tambang Timah, Tuntut Pemulihan Laut
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling