SuaraKaltim.id - Kebakaran melanda di Jalan P.Bendahara, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat, 26/2/2021.
15 bangunan dilahap si jago merah, di antaranya, 10 rumah tunggal dan lima rumah bangsalan. Kemudian, lima bangunan lainnya juga terkena dampak kobaran si jago merah.
“Tidak ada korban jiwa. Dari 15 bangunan itu, dihuni 80 jiwa dari 20 kepala keluarga,” kata Relawan ITS-TRC Joko, melalui pesan singkat WhatsApp.
Dari proses pemadaman tersebut, seorang relawan mengalami luka ringan, dan seorang lagi sesak nafas.
Sementara itu, untuk penyebab kebakaran, api diduga berasal dari salah satu rumah warga yang berjualan sembako.
“Penyebab pasti dalam penyelidikan Polsek Samarinda Seberang,” ungkap Joko.
Selama proses pemadaman, ada sejumlah kendala yang dialami para pemadam dan relawan. Mulai dari banyaknya warga yang menonton saat kebakaran dan proses pemadaman. Ada juga oknum warga yang melakukan pemukulan kepada relawan.
“Relawan tersebut tidak meneruskan kasusnya. Mohon dimaklumi,” ungkap Joko.
Saat pemadaman, ada 10 unit tanki fire truck Disdamkar, BPBD Kukar, dan PMK Relawan. Serta 15 unit portable relawan.
Baca Juga: Api Berkobar, Markas Pemadam Kebakaran Swasta di Pontianak Terbakar
Unsur yang terlibat pada proses pemadaman:
1. Relawan Kota Samarinda
2. Relawan Gabungan Loa Janan
3. Disdamkar Kota Samarinda
4. Tim Medis
5. Tagana
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati
-
Praktis dan Penuh Makna, BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Qurban Digital di BRImo
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS