SuaraKaltim.id - Gubenur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengusulkan pengangkatan guru honorer menjadi aparatur sipil negara (ASN) dapat dilakukan tanpa seleksi.
Baik itu pengangkatan status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Kami sangat berharap kepada Komisi X DPR RI, terkait kebijakan afirmasi dalam seleksi ASN, baik PPPK maupun CPNS,” ujarnya dilansir dari Inibalikpapan.com, jaringan Suara.com.
Menurutnya, yang harus diutamakan dalam pengangkatan status menjadi PNS atau PPPK tanpa harus melalui seleksi tersebut khususnya guru yang berpengalaman. Karena telah berumur dan kesulitan misalnya menggunakan komnputer.
“Guru-guru yang sudah berpengalaman 5 tahun, 10 tahun bahkan puluhan tahun, sebaiknya ndak usahlah diikutkan tes. Diangkat saja langsung,” ujarnya.
Mantan Bupati Kutai Timur dua periode itu menambahkan, jika harus melalui seleksi akan kesulitan bagi guru yang telah berumur.
Namun yang harus menjadi perhatian, guru tersebut telah lama mengabdi. Sehingga harus menjadi prioritas.
“Tetapi kalau mereka masih ditanding dengan anak-anak baru zaman sekarang, belum tentu mereka bisa menang. Tapi perlu menjadi catatan, mereka sudah cukup lama mengabdi, berbakti, juga telah berbuat untuk bangsa dan negara,” tukasnya.
Baca Juga: Waduh, Vaksinasi COVID-19 Tahap II di Bogor Banyak Ditunda
Berita Terkait
-
Waduh, Vaksinasi COVID-19 Tahap II di Bogor Banyak Ditunda
-
Rekrutmen Calon ASN Rencananya Dibuka April, 5 Dokumen yang Wajib Disiapkan
-
Jelang Ramadan, Apindo Sebut Tak Ada Perusahaan di Kaltim Tunggak THR
-
Polda Kaltim Bersiap Terapkan ETLE atau Tilang Elektronik, Proses Lancar
-
Pemkot Batam Segera Buka CPNS dan PPPK, Ini Formasinya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026