SuaraKaltim.id - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi memberi tanggapan atas wacana anggota DPRD yang mengusulkan alih fungsi eks lokalisasi dengan cara dibangun gedung sekolah atau pasar. Agar prostitusi tidak kembali beroperasi di lokasi yang sama.
Sebelumnya, muncul dugaan eks lokalisasi masih beroperasi menjalankan prostitusi di Balikpapan. Yakni di eks Lokalisasi Manggar Sari dan Km 17.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menyarankan lahan tersebut dialihfungsikan menjadi tempat yang lebih bermanfaat.
Rizal Effendi menilai, usulan tersebut adalah hal yang baik. Bukan tidak ingin, namun ia tak memungkiri ada beberapa kendala untuk mewujudkannya.
“Sebenarnya sudah ada rencana dialihfungsikan. Tapi anggaran kita terbatas. Apalagi ini sedang Covid-19,” ucap Rizal, Senin (29/3/2021) dilansir dari Presisi.co, jaringan Suara.com.
Untuk itu, Rizal Effendi menyetujui wacana tersebut. Bahkan ia menyebut eks lokalisasi bisa dialihkan menjadi sekolah, pasar, hingga rumah sakit dan lainnya yang dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.
Rizal mengajak DPRD Balikpapan, agar sama-sama berjuang untuk mewujudkan wacana tersebut.
“DPRD dan pemkot harus kerja sama memperjuangkan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sabaruddin meyakini, jika eks lokalisasi dibangun sekolah atau pasar, akan berdampak pada aktivitas warga di sana. Termasuk juga dengan semakin besar peluang untuk memastikan prostitusi tidak lagi berlangsung di eks lokalisasi.
“Ketika lokalisasi dinyatakan tutup, maka diubah saja fungsinya. Misal menjadi pasar atau sekolah,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026
-
4 Sepatu Running Lokal yang Populer, Nyaman Maksimal buat Lari Harian
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya