SuaraKaltim.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan atau Basarnas Kaltim Kaltara mengumumkan berhasil menemukan Ari, korban tenggelam usai melompat dari Perahu Ces, di Sungai Mahakam, Kecamatan Palarn, Kota Samarinda.
Warga Jalan Bantuas tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa atau meninggal dunia (MD), dengan radius sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.
“Saat ini sedang di laksanakan Evakuasi oleh Unsur SAR Gabungan dengan menggunakan Rubber boat utk selanjutx dibawah ke RS AWS guna keperluan Visum dan utk kemudian diserahkan kepada Pihak Keluarga. Dengan demikian Ops SAR Di tutup dan seluruh Unsur SAR Gabungan yg terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing,” Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kasie Ops, Octavianto, Rabu (21/4/2021).
Diberitakan sebelumnya, Ari (40 tahun)dikabarkan hilang usai melompat dari Perahu Ces yang digunakan, yang disaksikan saksi mata bernama Iwan (51 tahun).
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan atau Basarnas Kaltim Kaltara menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 21.55 wita dari Polairud Polresta Samarinda.
Dari informasi tersebut, diketahui kapal klotok tenggelam sekitar pukul pukul 11.30 Wita
Basarnas Kaltim menjelaskan, mulanya Iwan diajak oleh Ari untuk mencari besi di sekitar ponton atau disebut tanggar di lokasi kejadian.
Korban menjemput saksi menggunakan perahu klotok mengarah ke Pulau Buaya.
Beberapa menit kemudian korban beserta saksi berhasil mengumpulkan tanggar tersebut dan dimasukan ke dalam karung.
Baca Juga: Coba Selamatkan Bibi yang Mau Bunuh Diri, Anak 9 Tahun Ikut Tewas Tenggelam
Kemudian korban menggunakan kapal kedua, yaitu perahu ces yang mengangkut hasil tanggar berjumlah 330 kilogram untuk dijual di Bantuas Pos Palaran.
“Pada saat hendak manuver balik ke arah ponton untuk menjemput saksi yang masih berada di atas ponton, tiba - tiba perahu ces tersebut masuk ke bawah ponton,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kasie Ops, Octavianto.
“Namun korban sempat lebih dulu lompat ke sungai, saksi sempat mencari di sekitaran jatuhnya korban selama 2 jam pencarian, namun tidak ada tanda-tanda penemuan korban atau korban dinyatakan hilang. Pihak keluarga juga melakukan pencarian namun hasil masih nihil,”
Usai menerima informasi, Tim Rescue Unit Siaga SAR Samarinda mempersiapkan traanportasi dan peralatan SAR guna melaksanakan pencarian terhadap korban.
Alat digunakan:
1. Rescue Truck Personel
Berita Terkait
-
Coba Selamatkan Bibi yang Mau Bunuh Diri, Anak 9 Tahun Ikut Tewas Tenggelam
-
Sampan Terbalik saat Jala Ikan, Warga Pekanbaru Hilang di Sungai Siak
-
Perahu Ces Tenggelam di Sungai Mahakam, Ari Hilang di Sekitar Ponton
-
Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Warga Pessel Keluhkan Kinerja BPBD
-
Kapal 129 Kaki Terbalik di Louisiana, 6 Orang Selamat, Belasan Hilang
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
7 Merek Lipstik Lokal Populer yang Tahan Lama, Cocok untuk Hangout
-
Video AI Menkeu Purbaya soal Dana Hibah Viral, BRI Sebut Modus Penipuan
-
Kinerja Gubernur Memprihatinkan, Sejumlah Tokoh Kaltim Bakal Bertemu Prabowo
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar