SuaraKaltim.id - Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, pasar murah menjadi agenda rutin yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat menggelar pasar murah, Kamis (22/4/2021).
Barang yang dijual di pasar murah ialah bagian dari sembilan bahan pokok atau sembako.
Pasar murah digelar di Kecamatan Mel dan Barong Tongkok. Ada diskon sebesar 30 persen.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disdagkop) Kutai Barat Salomon Hartono mengatakan, pasar murah tersebut untuk membantu masyarakat khususnya umat muslim.
Agar bisa mendapatkan sembako dengan harga yang cukup terjangkau. Mengingat harga menjelang hari besar keagamaan biasanya selalu meningkat.
“Besok pada Jumat (23/04) akan melaksanakan kegiatan kedua yang akan dilaksanakan di lapangan bola Rarakuta Kecamatan Barong Tongkok, dan yang pertama telah kita laksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Melak,” ujarnya, dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.
Ratusan warga antusias mendatangi pasar murah. Sejak pagi bahkan, sudah ada yang berkunjung ke pasar murah.
“Dimana ratusan orang sudah mulai berkumpul sejak pukul 09.00 pagi dan memenuhi lokasi pelaksanaan kegiatan pasar murah. Agar bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau dari biasanya, berupa memberikan diskon kepada masyarakat hingga 30 persen dari harga biasanya/pasaran,” ujarnya
Nabila warga Melak yang mengikuti kegiatan pasar murah tersebut, menyampaikan terimakasih atas digelarnya pasar murah tersebut.
Baca Juga: 52 Kampung di Kutai Barat Gelar Pilkades Serentak, Pertama di Kaltim
Dia mengaku sangat membantu masyarakat untuk berbelanja dengan harga yang terjangkau.
“Saya dapat informasi ada kegiatan pasar murah, jadi langsung kesini. Bersyukur adanya kegiatan ini, karena harga yang dipatok pun sangat terjangkau sehingga sangat membantu. Kedepannya ada lagi kegiatan yang serupa,” ujarnya.
Berita Terkait
-
52 Kampung di Kutai Barat Gelar Pilkades Serentak, Pertama di Kaltim
-
Kasus Pembunuhan di Kutai Barat: Mengapa Melebar ke Isu SARA?
-
Suami di Kutai Barat Simpan Mayat Istri di Tandon Air karena Tak Mau Pisah
-
Ribuan Rumah di Kutai Barat Terendam Banjir, 12 Kecamatan Lumpuh
-
Lenis Pesan ke Pemerintah Kutai Barat agar Melayani dengan Hati
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air