SuaraKaltim.id - Pendapatan asli daerah sektor pariwisata menurun dan tidak capai target. Salah satu faktor sudah tentu karena pandemi Covid-19.
Kendati demikian, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan Doortje Marpaung, menegaskan, saat ini pendapatan bukan menjadi orientasi, kesehatan di tengah pandemi Covid-19 menjadi skala prioritas.
Dilansir dari Presisi.co, media jaringan Suara.com, Januari 2021 sebanyak 7.559 wisatawan berlibur ke Pantai Manggar. Kemudian terjadi penurunan pengunjung pada Februari 2021 dengan total 2.935 kunjungan.
Namun, pada Maret 2021 terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Kunjungan mencapai 19.813 orang dan menurun menjadi 19.401 kunjungan pada April 2021.
"Tapi lebih kepada menyelamatkan jiwa manusia. Untuk mengantisipasi adanya klaster di objek wisata," jelasnya.
Dari data yang dimiliki Disporapar Balikpapan, hingga pada April 2021 PAD di sektor pariwisata hanya sebesar Rp 753.470.00 dari target Rp 4.630.500.000.
Dia saat ini cukup kesulitan jika harus mencapai target.
"Nanti kami evaluasi di anggaran perubahan. Kalau target awal atau anggaran murni sangat berat untuk dicapai," ungkap Doortje pada Presisi.co, Rabu (19/5/2021).
Berbeda dengan objek wisata, sektor perhotelan di Balikpapan justru diakui Doortje mengalami peningkatan hunian.
Baca Juga: Waspada! Dua Pemudik di Kebayoran Lama Positif Covid-19
"Tingkat hunian mulai bergerak naik belakangan ini. Terlebih saat liburan kemarin," terangnya.
Hal serupa berlaku bagi pusat perbelanjaan. Saat libur Idulfitri, pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan Balikpapan meningkat meski tidak terlalu signifikan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jumlah kunjungan di e-Walk dan Pentacity pada Sabtu 15 Mei 2021 mencapai 45 ribu pengunjung.
Berita Terkait
-
Waspada! Dua Pemudik di Kebayoran Lama Positif Covid-19
-
Ingin Bahagia? Ini 6 Cara Agar Anda Lebih Menghargai Diri Sendiri
-
Ini Manfaat Pengobatan Kombinasi Pada Pasien Hipertensi dan Dislipidemia
-
Tak Berizin, Wisuda Dua SMA di Kota Mojokerto Dibubarkan Paksa
-
Jateng Kasus Covid-19 Paling Tinggi Secara Nasional? Ini Jawaban Dinkes
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
5 Mobil Keluarga Bekas di Bawah 100 Juta: Interior Luas, Praktis dan Ekonomis
-
Sebanyak 63 Ribu Paket Seragam Sekolah Gratis Dibagikan di Kaltim
-
3 Mobil Bekas Wuling Konfigurasi Captain Seat: Harga Murah, Fitur Mewah
-
4 Mobil Pintu Geser Bekas di Bawah 100 Juta, Fitur Captain Seat dan Sunroof
-
3 Mobil Bekas Hyundai, SUV Premium untuk Keluarga dengan Teknologi Lengkap