SuaraKaltim.id - Banjir melanda Kabupaten Berau, bahkan salah satu tanggul tambang batu bara jebol akibat air sungai yang meluap. Jika ada tambang illegal, yang mengakibatkan banjir di Berau, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak meminta laporan.
Polda Kaltim telah menerjunkan tim investigasi untuk mengetahui penyebab banjir bandang di Berau.
Hal tersebut disampaikannya ketika ditanya wartawan mengenai banjir yang diduga disebabkan tanggul salah satu perusahaan batu bara yang jebol itu.
Irjen Pol Herry menyebutkan, tim khusus itu untuk memastikan banjir tersebut benar-benar karena luapan sungai atau karena tingkat hujan yang tinggi atau karena human error.
"Laporan awal kepada saya, itu air sungai yang meluap melewati tingginya tanggul sehingga masuk ke dalam. Tapi sekarang sedang diinvestigasi," ungkapnya pada awak media, dilansir dari Presisi.co, media jaringan Suara.com.
Dia berharap, investigasi ini bisa dilakukan dengan cepat. Mengenai kabar yang beredar bahwa banjir itu disebabkan penambangan ilegal, Irjen Pol Herry menegaskan.
Jika ada penambangan ilegal, maka masyarakat diminta segera membuat laporan. Ia tidak memberi toleransi jika terbukti ada aktivitas tambang ilegal di lokasi kejadian.
"Silakan bikin laporan dan langsung kami proses," tegasnya.
Berita Terkait
-
Banjir Terjang Kapuas Hulu, 11 Desa Terdampak
-
Innalillahi, Cianjur Dilanda 57 Bencana Alam Sepanjang Tahun 2021 Ini
-
Hujan Deras dan Angin Kencang, Banjir dan Longsor Melanda Sanga-sanga Kukar
-
322 Rumah Terendam Banjir di Luwu Utara
-
Dear Pemkab, Korban Banjir Bandang di Cigudeg Butuh Pasokan Air Bersih
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati
-
BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla Samboja
-
Laba BRI Tumbuh 17,5%, Sejumlah Analis Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI
-
Kabut Asap, Gubernur Kalteng Kumpulkan ASN Gelar Apel Penanganan Karhutla
-
Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk