SuaraKaltim.id - Rencana pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMA yang akan digelar pada tahun ajaran baru di Kota Balikpapan ternyata masih harus dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Pasalnya, Gubernur Isran Noor hingga kini masih belum mengizinkan pembelajaran tatap muka.
Persoalan tersebut dikemukakan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud disela-sela vaksinasi guru yang dilaksanakan pada Kamis (3/6/2021).
“Nah ini ada masalah, nantilah coba kita komunikasikan dengan gubernur karena imbauan dari gubernur itu belum bisa tapi juga belum final sih, mudah-mudahan bisa diubah (kebijakan gubernur), khususnya Balikpapan,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
Pemkot Balikpapan sebelumnya berencana akan mengizinkan pembelajaran tatap muka mulai dari PAUD hingga setingkat SMA mulai Juli 2021 atau bertepatan dengan awal tahun ajaran baru. Namun, Gubernur Isran Noor masih belum mengizinkan sekolah menggelar tatap muka, khususnya untuk tingkat SMA yang merupakan kewenangan pemprov karena tak ingin mengambil risiko.
Meski begitu, Pemkot Balikpapan telah menggelar sekolah tatap muka, khususnya SD kelas 6 dan SMP kelas 7 dan 8 mulai pekan lalu. Namun hanya sebagian sekolah yang menggelar sekolah tatap muka.
Rahmad menargetkan pada minggu pertama Juni, seluruh guru mulai dari PAUD hingga setingkat SMA telah divaksin. Sehingga sekolah bisa menggelar sekolah tatap muka.
“Makanya guru-gurunya harus divaksin dulu. Karena guru dari Paud, SD, SMP dan SMA dan SMK itu Insyaallah selesai nanti (vaksin). Akan diselesaikan minggu ini.”
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Andi Sri Juliarty mengungkapkan, sejauh ini dari 10.232 jumlah guru dari tingkat PAUD hingga SMA, mayoritas sudah divaksin. Sisanya pekan ini akan selesai semua.
“Guru yang tersisa tinggal 600-an orang sudah 98 persen. Dari 10.232, yang sudah vaksin 9.589 orang, terakhir minggu ini sudah 100 persen,” ujarnya.
Soal ketersedian vaksin, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan itu menyatakan, tidak masalah. Karena distribusi dari pemerintah pusat untuk Kota Balikpapan lancar.
“Alhamdulilah kedatangan vaksin saat ini lebih cepat karena memang pemerintah pusat melihat laju vaksinasi kita per hari melalui aplikasi. Jadi pemerintah membuktikan kalau kita laju vaksinasinya, maka vaksin pun akan laju di drop ke Balikpapan, semua diamati oleh pusat.”
Baca Juga: Pemprov Kaltim Belum Keluarkan Izin Sekolah Tatap Muka
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
KPK Datangi Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ada Apa?
-
Rudy Mas'ud Dinilai Tak Paham Hukum, Klaim Punya Hak Prerogatif Seperti Presiden
-
Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif
-
Adik Masuk Tim Ahli Gubernur, Rudy Mas'ud Samakan Seperti Hashim dan Prabowo