SuaraKaltim.id - Kebakaran hebat terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur. Satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran besar itu terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Rt 2,3 dan 4 Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Gunung Bugis, Balikpapan Barat.
Dilansir dari Inibalikpapan.com, Kondisi rumah yang rapat dan banyak yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat berkorbar besar. Kebarkaran di Balikpapan itu, diduga api mulai terlihat membesar pukul 23.30 Wita.
Dalam peristiwa ini, seorang warga ditemukan hangus terbakar. Korban bernama Haruna (55) dalam kondisi sakit. Petugas pemadam dan relawan bencana langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit. “Yang saya tau bapak itu lagi sakit, agak linglung. Ini rumahnya katanya asal api pertama kali,” ungkap Latif seorang warga juga korban kebakaran.
Puluhan unit mobil pemadaman BPBD dikerahkan untuk membantu proses pemadaman, kondisi akses jalan yang sempit ditambah banyaknya kendaraan yang terparkir disisi kanan dan kiri jalan juga ikut menghambat mobil pemadam ke lokasi.
Beruntung dalam proses pemadaman, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur lokasi kebakaran, sehingga petugas pemadam terbantukan, rumah-rumah mulai basah sehingga tidak cepat terbakar.
Ditemui di lokasi kejadian Kepala BPBD Kota Balikpapan, awal mula api belum diketahui dari mana asalnya, namun melihat area yang terbakar cukup luas ada tiga RT yang terkena.
“Untuk jumlah rumah yang terdampak kebakaran masih kita data, tapi kalau lingkungan RT yang kena ada di RT 2,3 dan RT 4 Baru Ulu,” ujar Suseno saat diwawancarai awak media, Minggu (6/6/2021).Dikatakan Suseno, BPBD menurunkan mobil pemadam sebanyak 15 unit dan dibantu dari berbagai pihak seperti mobil tangki PDAM, mobil brimob dan pemadam dari PHM ikut dilibatkan. “Seluruh armada di UPT kami kerahkan, karena lokasinya yang memang padat pemukiman,” kata Suseno.
Selain akses jalan yang sempit dan banyaknya kendaraan yang terparkir disisi jalan, kendala lainnya karena dikawasan tersebut masih minim adanya reservoir aitlr, sehingga armada mobil pemadam agak jauh ambil suplai airnya.
Baca Juga: Tahun Ini Gagal Berhaji ke Tanah Suci, MUI Minta Calon Jemaah Haji di Balikpapan Bersabar
“Memang kawasan ini butuh reservoir atau penampungan air karena sudah sering terjadi kebakaran disini,” akunya.
Dari pantauan media ini, petugas tampak masih berjibaku melakukan proses pendinginan. Namun untuk lokasi yang terbakar juga sudah mulai dilokalisis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas