SuaraKaltim.id - Dinas Perdagangan Kota Balikpapan melayangkan teguran kepada pedagang kaki lima yang masih nekat berjualan di Pasar Pandansari. Penyampaian teguran yang sudah berlangsung sejak 4 Juni 2021 hingga 10 Juni 2021 nantinya akan diikuti peringatan.
Langkah tersebut disampaikan lantaran ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pandansari akan ditertibkan pada Rabu 23 Juni 2021. Penertiban ini sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Balikpapan 188.45-128/2021.
"Nanti ditindaklanjuti dengan peringatan tiga tahap selama tiga hari berturut-turut yang dilaksanakan satpol PP," kata Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rahman seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com pada Senin (7/6/2021).
Arzaedi mengemukakan, penertiban bakal dilakukan di dua tempat, yaitu di Halaman Pasar Pandansari dan di jalan utama depan Pasar Pandansari. Peringatan tiga tahap oleh Satpol PP ini akan dimulai 11 Juni 2021 dan berakhir pada 21 Juni 2021.
Jika masih tetap tidak digubris, Satpol PP akan menertibkan secara non yustisial pada 23 Juni 2021. Nantinya fokus area penertiban akan dilakukan di sepanjang Jalan Pandan Wangi sampai ke arah Jalan Margasari dan ke Jalan Pandansari. Kemudian juga di sepanjang Jalan Pandansari atau pertokoan Pandansari sampai ke arah Jalan Letjen Suprapto dan ke arah Jalan Margasari.
Juga sepanjang Jalan Margasari di depan Kantor Kelurahan Margasari dan di area parkir pertokoan Pasar Pandansari.
"Jadi nanti para PKL menata diri masing-masing menggunakan wadah yang disediakan," kata Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli.
Selain penertiban, pihak Satpol PP juga mencabut jam-jam operasional yang diizinkan yang sebelumnya berlaku untuk para PKL.
"Dulu kami tetapkan yang pagi maksimal sampai pukul 08.00 Wita. Sore baru boleh pukul 16.00 Wita. Tapi itu tidak bisa dikendalikan, jadi tidak digunakan lagi," terangnya.
Lebih lanjut, PKL yang ditertibkan diharapkan bisa masuk ke dalam gedung pasar. Diketahui, lapak yang kosong di Pasar Pandansari mencapai 971 lapak, sedangkan data PKL yang mau ditertibkan sekitar 360 orang.
Baca Juga: Pemkot Targetkan Pasar Pandan Sari Bersih dari PKL pada Juni
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla