SuaraKaltim.id - Sekitar 45 persen distribusi air bersih Perumda Tirta Manggar Balikpapan terganggu atau tidak mengalir.
Hal tersebut terjadi karena kerusakan jalur pipa air baku/ transmisi menuju ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kampung Damai. Sehingga IPAM Kampung Damai setop produksi.
Dikutip dari akun instagram Perumda Tirta Manggar Balikpapan, rencananya baru akan diperbaiki pada hari ini sekitar pukul 19.00 Wita dengan target penyelesaian 1×24 jam.
"Tirta Manuntung selalu menghimbau kepada pelanggan ketika air mengalir, upayakan untuk selalu menampung cadangan air sebagai persiapan penggunaan kebutuhan dirumah dan bijaksanalah dalam menggunakannya," tulisnya, dilansir dari inibalikpapan.com--jaringan suara.com, Selasa (8/6/2021).
Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Arief Purnawarman menyampaikan permohonan maaf dan menghimbau pelanggan untuk menampung air selama dilakukan perbaikkan.
"Mohon maaf yang sebesar besarnya atas ketidak nyamanan ini, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil bahkan Tidak mengalir lebih dahulu," katanya.
Wilayah yang mengalami gangguan adalah Simpang Tiga Kp Damai, Komp Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komp BDS, Komp BDI, Komp PLN Pikitring Ring-Road, Gg Mex, GgTeratai dan Gg PLN
GgSampurna, Gg Orienz, Simpang Tiga MT Haryono, Stalkuda, Gn Bakaran, Sepinggan s/d Mulawarman (PJHI) Batakan, Bpp Permai, Ps Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran dan Prapatan,
Jl Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gn Malang, Belakang Toko Utama, Gn Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000, dan Gn.Guntur, Gn Rambutan dan Gn.Kawi.
Baca Juga: Jadi Sasaran Aparat karena Halangi Kapolri, Begini Nasib Mobil Toyota Avanza
Kr Rejo, Kp Damai (Al’Makmur), Komp Telkom, Terminal Tangki PDAM, Gg Agung Tunggal, Komp Bpp Baru, sebagian Daun Village, Muara Rapak, Kr Anyar, Pdn Sari, Pdn Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kp Baru Tengah, 21 Januari, Sepaku dan sekitarya.
Berita Terkait
-
Mana Lebih Akurat, Tensimeter Digital atau Air Raksa?
-
Gus Sahal Sebut Ustaz Felix Siauw Tak Paham Agama, Tak Ada Dalil Membela Tanah Air
-
Pandemi Tak Runtuhkan Tekad M-Pro Hidupkan Kembali Gairah Tinju Tanah Air
-
Momen Menegangkan 4 Pemuda Evakuasi Temannya di Air Terjun Deras, Bikin Deg-degan
-
Setengah Bulan Lagi, Investigasi Misteri Hilangnya Air di Waduk Telagasari Selesai
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
Terkini
-
90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi