SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sedang mempertimbangkan opsi membuka tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang tidak tertampung.
Namun pilihan tersebut bisa dieksekusi jika angka penularan pasien Covid-19 tidak terkendali.
“Bisa jadi, kalau memang tidak terkendali,” ujar Kepada Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Kamis (8/7/2021).
Meski begitu, dia mengakui saat ini kondisi rumah sakit di Kota Balikpapan rata-rata sudah penuh, sementara ketersedian ruang isolasi dan ICU terbatas.
Lantaran itu, beberapa rumah sakit juga sedang menambah tempat tidur untuk bisa merawat Pasien Covid-19.
“RSUD Beriman sedang ada perbaikan, memperbaiki plafon akan memperbanyak tempat tidur untuk covid-19, akan buka 20 ruangan baru,” ujarnya.
Selain RSUD Beriman, pemkot juga akan menambah jumlah kamar isolasi di Hotel Tiga Mustika, karena sebelumnya telah penuh. Sebanyak 30 kamar yang masih ada akan disewa lagi oleh pemkot untuk merawat pasien Covid-19 yang butuh ruang isolasi.
“Kami sudah cek ada sisa 30 kamar lagi itu. Kami memperbanyak kamar isolasi di Hotel Tiga Mustika, sewanya diperbesar kita akan adendum kontrak sewa,”
Selain itu, dia juga mengapresiasi Klinik AURI yang kini merawat belasan Pasien Covid-19, karena sebelumnya hanya untuk berobat jalan.
Baca Juga: Warga Balikpapan Tak Perlu Panik, IGD RSUD Beriman Tutup 2 Hari, Besok Sudah Buka Lagi
“Klinik AURI yang tadinya tidak merawat sekarang ada 14 pasien, terima kasih AURI sudah membantu,” ujarnya.
Sedangkan untuk tenaga kesehatan, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan ini mengatakan, sudah dibantu TNI dan Polri. Bahkan, dia mengatakan di tempat isolasi embarkasi haji, sudah ada satu tim dari TNI yang membantu, mulai dari dokter hingga perawat dan juga di RSUD Gunung Malang.
“Kami dari Dinas Kesehatan akan membantu, TNI-Polri juga akan membantu tenaga perawat,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis