SuaraKaltim.id - Kasus harian positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (14/7/2021) memecahkan rekor lagi. Satgas Covid-19 merilis, total ada 1.658 kasus orang yang terpapar akibat Virus Corona.
Dengan tambahan itu maka jumlah warga Kaltim yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 12.058 kasus. Sehingga secara akumulasi sejak awal pandemi covid-19 mencapai 90.116 kasus.
Dari total tersebut, kasus paling banyak terjadi di Kota Balikpapan sebanyak 565 kasus. Kemudian disusul Kota Samarinda 267 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 232 kasus, Kabupaten Berau 174 kasus, Kabupaten Kutai Timur 153 kasus, dan Kota Bontang 107 kasus.
Sedangkan tiga wilayah lainnya, kasus harian Covid-19 berada di bawah 100 kasus, yakni Kabupaten Paser 59 kasus, Kabupaten Kutai Barat 53 kasus, dan Kabupaten Penajam Paser Utara 48 kasus. Sementara untuk 0 kasus ditemukan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Sementara pada hari yang sama tercatat ada 43 orang meninggal dunia karena terpapar covid-19. Dengan angka kematian paling tinggi di Kota Balikpapan 24 kasus, kemudian Kabupaten Kutai Timur 4 kasus.
Sedangkan untuk Kota Bontang, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Penajam Paser Utara masing-masing tercatat ada 3 kasus. Sedangkan untuk Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Samarinda tercatat ada 2 kasus kematian di masing-masing wilayahnya. Dengan tambahan kasus tersebut, keseluruhannya mencapai 2.196 orang.
Kemudian di hari yang sama, tercatat juga pasien sembuh sebanyak 458 orang. Dengan wilayah yang paling banyak tingkat kesembuhannya, yakni di Kota Balikpapan 113 kasus, Samarinda 96 kasus, Bontang 76 kasus, Kutai Timur 63 kasus.
Kemudian di Kabupaten Kutai Kartanegara tercatat ada 30 kasus, Berau 29 kasus, Kutai Barat 28 kasus, Penajam Paser Utara 22 kasus, dan Paser 1 kasus. Sedangkan di Mahakam Ulu 0 kasus kesembuhan. Sehingga untuk pasien yang sembuh seluruhnya mencapai 75.852 pasien.
Baca Juga: Makin Buruk, Kematian Pasien Covid-19 Kaltim Pecahkan Rekor Tertinggi, Hari Ini 51 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Minggu 22 Februari 2026