Sementara untuk ketersedian oksigen di wilayah KPPU Kanwil V, pada minggu pertama stok oksigen ukuran 1m3 sangat terbatas dan hanya difokuskan untuk rumah sakit dan puskesmas. Bahkan hingga 27 Juli 2021, tidak ada stok oksigen di beberapa toko alat kesehatan dan apotek.
Di Kalimantan dipastikan tidak ada penjual oksigen berukuran 1m3 secara online. Di sisi lain, salah satu produsen oksigen di Kaltim, PT Samator hanya mampu memproduksi oksigen sebesar 30 ton per hari.
“Sedangkan kebutuhan saat ini sebesar 50 ton. Terdapat kekurangan pasokan oksigen sebesar 20 ton,” tuturnya.
Saat ini, disebutkan Manaek, Pemprov Kaltim telah berkoordinasi dengan Pemprov Sulawesi Selatan mengenai rencana pengambilan oksigen oleh PT Samator dari Sulawesi Selatan.
“Selain itu Pemprov Kaltim telah membentuk Satgas Oksigen dan berkoordinasi dengan PT Pupuk Kaltim dan PT Pertamina untuk pengadaan oksigen karena perusahaan tersebut memiliki kemampuan memproduksi oksigen,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah