SuaraKaltim.id - Pasca ditemukannya warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19, di Lapas Klas II A Balikpapan, tindak tegas pun akan dilakukan Pemkot Balikpapan, yakni untuk segera melaksanakan vaksinasi.
“Segera vaksin di Lapas,” ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (05/08/2021)
Ia mengatakan, pihak Lapas sudah mengajukan permohonan, meminta agar segera di lakukan vaksinasi massal terhadap warga binaan. Mengingat kondisi disana juga sangat rentan untuk terjadi penularan.
“Karena permohonan mereka sudah masuk agar saudara-saudara kita yang 'kuliah' di dalam bisa divaksin ,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, selama ini belum dilaksanakannya vaksiansi di Lapas karena keterbatasan vaksin.
“Ini bukan tidak mau divaksin, tapi ini karena vaksin juga terbatas,” jelasnya.
Karenanya ia menjanjikan, jika kembali kedatangan vaksin dari Pemerintah Pusat, segera akan digelar vaksinasi di Lapas.
“Mudah-mudahan, vaksin ini dalam gelombang kedua datang lagi Insya Allah kita berikan,” lugasnya.
Sebelumnya Senin (02/08) lalu, WNA asal Selandia Baru Gregory John yang tengah menjalani hukuman di Lapas Klas IIA Balikpapan, meninggal dunia akibat Covid-19.
Baca Juga: Berkaca Kasus NIK Wasit, Kemendagri Diminta Bedakan KTP untuk WNI dan WNA
Gregory merupakan narapidana kasus narkotika, dengan hukuman penjara delapan tahun. Hari pertama Gregory masuk di Lapas, ia sudah dalam kondisi kurang fit.
"Ia sering dibawa ke rumah sakit karena mengidap asma kronis," pungkas Timbul Aliansyah Panjaitan, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Lapas Klas IIA Balikpapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'