SuaraKaltim.id - Deddy Corbuzier bawa kabar mengejutkan. Lelaki kelhiran 28 Desember 1976 ini resmi mengumumkan untuk berhenti menggunakan media sosial.
Pengumuman ini disampaikan Deddy di unggahan Instagramnya. Bukan cuma media sosial, ia juga mengaku berhenti menggunakan WhatsApp.
"Untuk beberapa alasan, saat ini saya off dari setiap media sosial, Podcast, and WhatsApp. Deddy Corbuzier," demikian pengumumannya, Selasa (10/8/2021).
Di caption, ayah satu anak ini menulis kalimat bijak.
"Bahkan dalam sarungnya pedang harus tajam - demikian juga pikiran dan roh harus ada di dalam tubuh," tulisnya.
Deddy juga mematikan kolom komentar. Sehingga respons warganet cuma terlihat dari "like" yang diberikan. Sejauh ini, saat berita ini ditulis, unggahan Deddy sudah disukai sebanyak 44.254. Dan tentunya akan terus betrambah.
Belum diketahui secara pasti apa alasan Deddy memutuskan untuk berhenti dari media sosial. Dipantau Suara.com, unggahan podcast terakhir miliknya membahas tentang ketidaksetujuannya atas ditangkapnya Dinar Candy.
Dinar Candy ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi. Hal itu terjadi menyusul aksinya berbikini di jalan, sebagai bentuk protes terhadap PPKM yang diperpanjang.
"Jadi Indonesia lagi lucu, Dinar Candy kan kemarin mau bikin surat terbuka ke Jokowi karena stres gara-gara PPKM. Pakai bikini di jalan raya dan dilakukanlah sama dia pakai bikini di jalan raya. Bikini merah bawa poster," kata Deddy Corbuzier.
Baca Juga: Alasan Deddy Corbuzier Berhenti Gunakan Media Sosial, Ini Jawaban Penggemar
Sejauh ini, belum diketahui apakah ada hubungannya atau tidak keputusan Deddy dengan podcast tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas