Dua Tokoh Kaltim Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional. [Istimewa]
Indikator dan urgensi
Dari tulisannya, Jamil juga menyampaikan beberapa indikator. Yaitu:
- Beberapa sumber dari dokumen VOC dan buku-buku memberikan banyak bukti bahwa Sultan Aji Muhammad Idris melawan VOC dan sekutunya;
- Sultan Adji Muhammad Idris dikenal sebagai tokoh yang sangat penting dalam sejarah perjuangan kerajaan Kutai Kartanegara dengan gigih, militan dan tanpa kompromi mengusir penjajah Belanda;
- Kepempinan yang kuat dengan mengoptimalkan kekayaan yang dimiliki Kerajaan Kutai dibawah pengaruhnya membeli senjata dan mesiu yang diselundupkan dari Brunei, Solok, dan Mindanau untuk persiapan untuk memerangi VOC Belanda;
- Kekuasaan dan pengaruh diplomasi serta kewibawaannya berhasil mengkoordinir kekuatan pasukan tempur yang direkrutnya dari pejuang Kutai, Pasir, Sambaliung, dan Pagatan untuk berjuang dan tidak kenal menyerah dalam melawan imperialisme Belanda;
- Sikap setia dan sukarela mengirim pasukan berkekuatan kurang lebih 800 orang termasuk perwira dan prajurit Sepangan Kesultanan Kutai siap dengan armada lautnya di berangkatkan ke Wajo untuk bergabung bersama pasukan La Maddukelleng bertempur melawan VOC dan sekutu-sekutunya di medan juang Sulawesi Selatan hingga ke benteng Belanda di Ford Rotterdam di Makassar;
- Perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris lintas pulau/wilayah untuk mmemerangi VOC Belanda seperti yang dilakukan di tanah Sulawesi;
- Fakta dan data sejarah perjuangan Sultan Adji Muhammad Idris yang gigih melawan penjajah kolonialis Belanda di awal abad XVIII cukup mendukung untuk ditetapkan sebagai seorang Pahlawan Nasional seperti yang telah dianugerahkan sebelumnya kepada La Maddukelleng,
Kemudian, terdapat 7 poin urgensi yang ditulis olehnya, yakni:
- Adanya rekognisi bersama kepada para tokoh yang telah berjuang untuk lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia:
- Menumbuhkan semangat warga negara untuk menghargai jasa para pahlawannya;
- Meningkatkan semangat kepahlawanan menjadi warisan bagi generasi muda;
- Merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga almarhum, termasuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur;
- Menjadi pembelajaran bagi seluruh elemen bangsa bahwa kapan dan dimanapun harus menjadi pahlawan
- Supaya generasi sekarang dan yang akan datang bisa mengetahui siapa dan bagaimana kiprah pahlawannya;
- Supaya keteladanan para pahlawan nasional kita mampu memberi contoh dan semangat bagi kita semua untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik bagi negara.
"CPN yang diajukan oleh pemerintah Provinsi Kaltim dapat ditetapkan atau tidak karena itu merupakan domain pemerintah pusat. Tentu saja kita berharap iya karena sudah terlalu lama," pungkasnya.
Baca Juga: Mengulik Kisah dan Perjuangan 3 Raja Keraton Kasunanan Surakarta dalam Kemerdekaan RI
Berita Terkait
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih Dari 257 Ribu Ton, Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan
-
Ada Nama Soeharto dan Gus Dur, Ini Daftar 10 Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Berhasil Pertahankan PROPER Emas ke-8, Pupuk Kaltim Perkuat Posisi Sebagai Pelopor Keberlanjutan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN