SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan lakukan tinjauan terkait izin permainan bola ketangkasan, di wilayah Gunung Malang. Tinjauan itu dilakukan lantaran adanya dugaan perjudian di wilayah tersebut.
“Jadi dalam 2×24 jam saya diminta untuk verifikasi pemeriksaan izinnya,” ujar Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (18/08/2021).
Ia mengatakan, tinjauan tersebut sesuai dengan instruksi wali kota. Jika terjadi penyalahgunaan izin, maka akan langsung ditutup. Apalagi kebijakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk permainan belum diberikan.
“Kalau memang terjadi perjudian, ditemukan, atau disalahgunakan izin ketangkasan itu, tentunya tidak ada toleransi. Beliau (Wali Kota Balikpapan) akan menutup. Kita cek dulu lah 1-2 hari ini, sesuai dengan perinta,” jelasnya.
Baca Juga: Desain Balikpapan akan Lebih Modern, Menyesuikan Citra Kota Maju yang Disandang
Ia membeberkan, untuk di wilayah tersebut perjudian didukung dan dianggap wajar, hingga dugaan aktifitas tersebut ada disana pun mencuat.
Ia pun mempertimbangkan agar melibatkan TNI-Polri untuk memverifikasi izin. Jika kemungkinan ada warga yang protes.
“Kan baru Juni 2021 (izinnya). Biasakan kalau masalah begini selalu ada masyarakat yang dukung,” celetuknya.
Selain itu, pihaknya juga diinstruksikan untuk menerbitkan aktfitas judi sabung ayam yang diduga ada di Balikpapan Timur, Manggarsari maupun Lamaru. Sekali lagi kegiatan itu juga akan melibatkan TNI-Polri.
“Itu (judi sabung ayam) kan dibubarkan muncul lagi. Tapi gak Satpol PP sendiri,” tandasnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Balikpapan Melandai, Di Kaltim Hanya 776 Penambahan
Berita Terkait
-
Dua Anggota TNI Resmi Jadi Tersangka Kasus Tembak Mati 3 Polisi di Lampung
-
Selain Pembunuhan, Komisi III DPR Desak Dugaan Setoran Judi Sabung Ayam di Lampung Diusut Tuntas
-
Buntut 3 Polisi Tewas Ditembak, Kapolda Lampung soal Setoran Judi Sabung Ayam: Tunjukkan Buktinya!
-
Habiburokhman Sebut Penembak Mati 3 Polisi di Lampung Keji: Sangat Layak Dihukum Mati
-
3 Polisi Tewas Tertembak di Lampung, Bagaimana Hukum Judi Sabung Ayam dalam Islam?
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen