SuaraKaltim.id - Pengelola Bandara Sultan Aji Mahmud Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memastikan harga tes reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) turun dibandingkan sebelumnya.
Bandara Sepinggan yang kini bekerja sama dengan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSBP) mematok harga tes PCR menjadi Rp 525 ribu, sesuai dengan batas atas yang disampaikan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beberapa waktu lalu.
“Sejak tanggal 16 Agustus lalu dengan tarif Rp 900 ribu. Lalu sejak kemarin, 19 Agustus sesuai instruksi pemerintah, tarif disesuaikan menjadi Rp 525 ribu,” kata Humas PT Angkasa Pura I (Persero) Retnowati seperti dikutip Antara pada Jumat (21/8/2021).
Dia mengemukakan, pelayanan tes PCR ada di Lantai Mezanin Terminal Keberangkatan yang waktu operasionalnya dimulai pukul 07.30 WITA hingga 11.00 WITA setiap Senin sampai Jumat.
Sementara pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional mulai pukul 07.30 WITA hingga 09.00 WITA. Sedangkan untuk hasil tes dapat diambil 24 jam setelah sampel diambil.
“Kami berharap dengan tarif layanan PCR yang lebih terjangkau maka dapat membantu mendongkrak jumlah penumpang,” kata Retnowati.
Menurut dr Ardi Setiyan, dari RSPB, pelayanan maksimal dalam per hari sejumlah 50 orang.
Dia mengemukakan, pada Senin hingga Jumat, begitu datang dapat langsung dilayani.
Namun untuk Sabtu, Minggu dipersilakan mendaftar terlebih dahulu sehari sebelumnya melalui nomor telepon 0821-552-25208.
Baca Juga: Fasyankes Masih Patok Harga Mahal Tes PCR Covid-19? Segera Laporkan!
Untuk diketahui, sejak wabah Covid-19 terdeteksi di Indonesia pertengahan Januari 2020, berbagai layanan untuk penerbangan yang sehat dan higienis selain aman dan nyaman diterapkan di Bandara Sepinggan.
Pada penumpang misalnya, diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh dan harus bisa memperlihatkan surat hasil tes cepat antibodi negatif, genose, tes cepat antigen negatif, hingga sekarang tes usap (swab) PCR dan kartu vaksin.
Bagi yang sudah divaksinasi, kartu vaksin dapat diunduh di laman pedulilindungi.id dengan mengikuti persyaratan yang diminta seperti verifikasi email atau nomor telepon, dan kemudian memasukkan nama dan nomor induk kependudukan (NIK). (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya