SuaraKaltim.id - Kabar bahagia bagi warga pendatang di Kota Balikpapan yang belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Sebab, dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan akan mengupayakan vaksinasi tersentralisir bagi para pendatang di Balikpapan.
Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty menjelaskan, vaksinasi bagi warga non KTP Balikpapan sebenarnya telah dimulai sejak beberapa waktu lalu.
"Pertama diarahkan ke Poltekkes di Samarinda, kedua diarahkan ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyenkes) TNI-Polri," ungkapnya, dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (25/8/2021).
Namun, masih banyak warga non KTP Balikpapan yang hingga kini sulit mendapatkan vaksin. Warga tersebut juga mengeluhkan perjalanan jauh yang ditempuh jika harus ke Poltekkes di Samarinda.
Menanggapi hal itu, wanita yang akrab disapa Dio ini menuturkan, jika pada pekan depan pihaknya mengupayakan vaksinasi bagi warga non KTP Balikpapan.
Namun, kemungkinan calon peserta vaksinasi non KTP Balikpapan harus menyertakan beberapa dokumen persyaratan.
"Kemungkinan surat domisili dan surat keterangan dari tempat kerja kalau memang dia di Balikpapan untuk bekerja," terangnya.
Rencananya, pelaksanaan vaksin ini akan digelar di sentra vaksinasi di Balikpapan, yaitu di BSCC Dome, Balikpapan Selatan.
Sebelumnya, dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Poltekkes Balikpapan untuk menyediakan fasilitas dan dosis vaksin untuk warga non KTP Balikpapan.
Baca Juga: Ribuan Mahasiswa di Daerah Ini Belum Divaksin Covid-19
"Tapi tidak bisa karena vaksin mereka sudah ada pendaftarnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas