SuaraKaltim.id - Peluasan bangunan gedung DPRD Balikpapan gagal dilakukan. Alternatif yang dilakukan pun hanya merenovasi gedung saja.
Ini terjadi karena terbatasnya anggaran yang dimiliki Pemkot Balikpapan. Untuk melakukan itu dibutuhkan anggaran senilai Rp 17 miliar lebih.
Apalagi saat ini ada dua hal berbeda, yakni Pemkot Balikpapan yang sudah membuat Detail Engineering Design (DED) dengan lokasi awal di kantor Satpol PP. Sementara pihak DPRD mengusulkan perluasan di sekitar gedung yang sudah ada sehingga sulit untuk direalisasikan.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri mengatakan, untuk merealisasikan keinginan DPRD selain harus ada anggaran juga harus ada penghapusan terhadap DED, yang sudah dibuat pemkot beberapa tahun lalu. Syarat penghapusan DED harus mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Balikpapan.
Baca Juga: Ini 7 Kejadian Unik dan Bersejarah Saat Presiden Jokowi Berkunjung di Kaltim
“Jadi kendala kita DED. Sebabnya DED sudah ada di kantor Satpol PP dan juga tidak boleh membangun di tempat berbeda, kita tidak bisa menghapus DED. Kalau menghapus DED harus minta persetujuan walikota. Iya jika walikota mau,” katanya, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (25/8/2021).
Politisi Golkar ini menilai, perlu ada perluasan atau pembangunan baru mengingat kondisi saat ini mengakibatkan para anggota dewan yang berkantor harus dalam kondisi serba terbatas karena sempitnya ruangan.
“Sejujurnya kalau dibilang butuh, sangat butuh. Bisa dilihat di ruangan komisi. Kapasitas ruangan sudah tidak cukup. Begitu ada tamu datang 5-10 orang sudah tidak muat. Ini dasar kami sebenarnya meminta perluasan,” ujarnya yang juga Ketua Komisi III DPRD Balikpapan ini.
Karena itu menurut Alwi kegiatan renovasi menjadi langkah terakhir untuk menyikapi keterbatasan kapasitas gedung DPRD Balikpapan. Meski kegiatan ini tidak sama dengan perluasan.
“Kemarin hasil rapat badan anggaran, perluasan kantor DPRD yang rencananya Rp 17,5 miliar itu batal. Hanya nantinya akan dilakukan renovasi saja. Anggarannya Rp 2,5 miliar. Sementara ini saya belum paham renovasinya seperti apa,” tukasnya.
Baca Juga: Setelah Diresmikan Presiden Jokowi, Tol Balsam Gratis Selama Dua Minggu
Berita Terkait
-
Bukber Asyik di Samarinda & Balikpapan: Ini 5 Kafe serta Restoran Pilihan untuk Ramadan!
-
Bisnis Narkoba Eks Bos Persiba Balikpapan, Koleksi Mobil Mewah Catur Adi dari Mustang GT hingga Alphard Disita Polisi
-
Bareskrim: Direktur Persiba Sudah Lama Jadi Bandar Sabu Jaringan Lapas
-
Profil Catur Adi Prianto, Bos Persiba Balikpapan yang Tersandung Narkoba hingga Ditangkap Polisi!
-
Bareskrim Tangkap Direktur Persiba Balikpapan karena Narkoba, Begini Penjelasan Klub
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
BBM Diprotes Warga, Rudy Masud Ngintip Isi Tangki SPBU
-
Efek THR dari Pemprov Kaltim: Kunjungan Museum Mulawarman Melonjak 50 Persen
-
12.950 Warga Kunjungi KIPP IKN dalam Sehari, Antusias Lihat Proyek Ibu Kota Baru
-
2.000 Warga Bontang Dapat Kesempatan Kuliah Gratis, Program Dimulai September
-
PW KAMMI Kaltimtara Desak Investigasi Dugaan BBM Oplosan di SPBU Samarinda