SuaraKaltim.id - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Samarinda bergantung dengan status PPKM level 4. Meski begitu, vaksinasi murid ternyata bukan menjadi syarat utama untuk rencana digelarnya PTM di sekolah-sekolah pada waktu mendatang.
Untuk diketahui, sebanyak 71 sekolah dimulai dari TK, SD, dan SMP telah disiapkan agar dapat menerapkan PTM. Sementara, 14 sekolah yang sebelumnya diprogram Pemkot Samarinda dengan istilah Sekolah Tangguh Covid-19 (STC), akan dibuka secara bertahap ketika Samarinda lepas dari PPKM level 4 di 6 September 2021 mendatang.
Melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin menegaskan, memang tak ada regulasi yang secara spesifik mengatur pelaksanaan PTM harus disertai dengan jumlah murid yang mendapatkan vaksinasi.
"Itu sesuai dengan pernyataan pak Menteri Pendidikan (Nadiem Markarim). Murid tidak menjadi syarat utama divaksinasi. Hanya saja, kalau sudah divaksinasi pencegahannya lebih baik," ujarnya, Selasa (31/8/2021).
Ia melanjutkan, saat ini yang menjadi syarat utama digelarnya PTM adalah status level PPKM di tiap daerah. Selama tidak berada pada PPKM level 4, kemungkinan PTM bisa segera dilaksanakan. Sebaliknya, jika masih dalam status PPKM level 4 maka PTM lebih sulit untuk diterapkan. Syarat ini berlandaskan keputusan Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem Markarim.
Ia membeberkan, sejauh ini sudah terdapat dua sekolah yang guru maupun muridnya telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Yaitu SMP Negeri 22 Samarinda di Jalan Pahlawan dan SMP 36 di Jalan KH. Harun Nafsi, Loa Janan Ilir. Dua sekolah tersebut diharapkan dapat menerapkan PTM secara penuh.
"Ada satu lagi sekolah lagi yang akan PTM penuh, sebelumnya masuk di 71 sekolah yang disiapkan. Yaitu SMP 1 Samarinda, saat ini masih kami data, dan pekan depan mungkin sudah bisa divaksinasi juga. Stok sudah tersedia," imbuhnya.
Sementara itu, ditegaskan Asli bahwa tenaga kependidikan dibawah Disdik Samarinda sendiri sudah siap menyambut PTM. Beberapa guru pun sudah menerima dosis vaksinasi Covid-19.
"Intinya kami Dinas Pendidikan telah siap. Tinggal syarat utama saja, bisa turun dari PPKM level 4. Sembari menunggu arahan wali kota," tandasnya.
Baca Juga: Besok Sekolah Tatap Muka di Bogor Dibuka, Catat Syaratnya!
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyatakan akan membuka dua SMP untuk menerapkan PTM secara penuh dalam waktu dekat. PTM akan berlangsung dengan jam pelajaran yang lebih singkat dari waktu normal dan menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat di lingkungan sekolah.
"Itu berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dilakukan secara bertahap. Tidak boleh full langsung. Karena bagaimanapun juga anak-anak sudah lama di rumah. Jadi harus pelan-pelan penyesuaiannya, baik fisik maupun mentalnya," pungkasnya, Kamis (26/8/2021) di Balai Kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu