SuaraKaltim.id - Beredar video Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud unjuk kebolehan ilmu kekebalan tubuh atau biasa yang disebut kanuragan.
Aksinya dalam video tersebut beredar di aplikasi TikTok dan juga diunggah melalui aplikasi Instagram pribadi miliknya, hingga akhirnya tersebar luas ke publik.
Menanggapi video dari Bupati PPU tersebut, Aktivis NGO Kaltim Carolus Tuah mengaku cukup terkejut. Pasalnya, Tuah tak habis pikir, seorang pejabat publik menggoreskan parang dengan panjang sekitar 60 centimeter dan ditempelkan di organ tubuh seperti leher, kuping, lidah, bibir dan tangan.
Menurutnya lagi, aksi yang dinilai tak wajar dan tak patut dicontoh masyarakat itu tak baik disebarkan, khususnya jikaa dilihat oleh anak-anak.
"Secara kebijakan publik itu tidak perlu diperlihatkan orang banyak, karena itu tidak baik (untuk anak-anak)," ungkapnya, saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).
Ia menilai, seharusnya Bupati PPU tak menunjukkan hal seperti itu. Baginya seorang pemimpin lebih baik meningkatkan kinerjanya untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya PPU.
Ia membeberkan, begitu banyak polemik yang ada di PPU. Dan persoalan itu berhubungan langsung dengan masyarakat.
Terlebih soal pandemi Covid-19 yang berdampak pada kesehatan dan ekonomi sosial yang semestinya menjadi konsentrasi kepala daerah termuda Kaltim itu.
"Makna secara pelayanan publik itu apa? Tidak ada pengaruhnya. Menurut saya itu memalukan," pungkasnya.
Baca Juga: Pria Seliweran di Tengah Jalan Raya Banyuwangi Viral, Netizen: Nge-prank Malaikat
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut