- Maskapai Wings Air resmi membuka kembali rute penerbangan Samarinda-Melak mulai 17 Juni 2026 sebanyak tiga kali seminggu.
- Layanan ini memangkas durasi perjalanan darat selama sembilan jam menjadi 45 menit melalui moda transportasi udara.
- Pembukaan rute bertujuan meningkatkan aksesibilitas daerah, mendukung mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
SuaraKaltim.id - Kalimantan Timur (Kaltim) resmi membuka penerbangan Samarinda-Melak oleh maskapai Wings Air yang per 17 Juni 2026 mendatang.
Rute penerbangan Samarinda-Melak tersebut diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
"Dibukanya kembali rute penerbangan Samarinda-Melak ini tentu akan mampu memperkuat konektivitas daerah, memangkas waktu perjalanan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi ke daerah," ujar Plt Kadishub Kubar Rita Nursandy dikutip dari Antara, Rabu (10/6/2026).
Rita bersyukur karena hampir empat tahun tanpa penerbangan reguler di Bandara Melalan Melak di Kubar, kini rute udara Samarinda-Melak kembali dibuka, sehingga perjalanan darat ke Samarinda yang membutuhkan waktu tempuh sekira 9 jam, hanya ditempuh 45 menit lewat udara.
Dia menyebut bahwa pembukaan rute ini merupakan hasil komunikasi dan negosiasi panjang dengan pihak maskapai sejak beberapa bulan lalu.
Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, kali ini pemerintah daerah tidak diwajibkan menyediakan dana deposit maupun skema block seat untuk menjamin keterisian penumpang.
"Alhamdulillah Wings Air menyetujui penerbangan ini tanpa meminta deposit. Namun mereka berharap pemerintah turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar antusias menggunakan rute ini," ujar Rita.
Dua hari sebelumnya (Senin), saat Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda-Melak, di Kantor Dishub Kubar, Rita menyebut penerbangan ini akan sangat membantu masyarakat yang memiliki urusan penting, urusan pemerintahan, perizinan, bisnis maupun aktivitas lain yang membutuhkan mobilitas cepat.
Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut agar tingkat isian penumpang tetap terjaga, sehingga perputaran ekonomi di di bandara maupun sekitar bandara juga ikut bergerak.
Kehadiran penerbangan langsung ini selain makin memperkuat aksesibilitas daerah, meningkatkan minat investasi juga untuk mendukung pelayanan publik di tengah berkembangnya pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara Station Manager Wings Air GHS, Andi Muhammad Dhevara mengatakan rute baru Samarinda-Melak siap dibuka karena tingginya potensi perjalanan dari sektor pemerintahan, kalangan bisnis, pertambangan, perkebunan, hingga mobilitas masyarakat.
Di tahap awal, penerbangan dijadwalkan tiga kali seminggu setiap Senin, Rabu, dan Jumat, sebagai masa uji coba.
Berangkat dari Samarinda pukul 09.05 Wita dan tiba pukul 09.50 Wita. Sedangkan penerbangan Melak - Samarinda berangkat pukul 10.15 Wita dan tiba pukul 11.00 Wita.
Harga tiket rute Samarinda-Melak antara Rp922.200 hingga Rp1.034.200. Sementara tarif untuk rute Melak-Samarinda mulai Rp870.200 hingga Rp982.200.
"Pesawat yang digunakan jenis ATR 72 berkapasitas 72 kursi. Namun untuk keberangkatan dari Melak, jumlah penumpang dibatasi sekitar 65 orang karena panjang landasan pacu Bandara Melalan masih sekitar 1.300 meter," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026
-
ISPA Meningkat Dampak Karhutla, Fasilitas Kesehatan di Kaltim Diminta Siaga
-
Kalimantan Dikepung Kabut Asap, BMKG Perketat Pantauan Hotspot
-
Jadi Tulang Punggung Inklusi Keuangan, BRI Sambut Baik Arahan Prabowo
-
Otorita IKN Larang Bakar Lahan di Kawasan Tahura Bukit Soeharto